Pemerintah Kabupaten Lebak Targetkan 2027 Swasembada Ikan Tawar
📅 Kamis, 23 Apr 2026, 11:03 WIB | Oleh: Tim PenulisLEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten menargetkan 2027 mampu swasembada ikan tawar, sehingga tidak mendatangkan pasokan ikan dari luar daerah.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Winda Triana di Lebak, Kamis (23/4), mengatakan pihaknya kini bekerja keras agar daerah ini mampu swasembada ikan tawar dengan melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada 644 kelompok pembudidaya ikan tawar.
Pembudidaya ikan tawar itu sekitar 10 orang per kelompok, sehingga menyerap ribuan tenaga kerja dan bisa mensejahterakan kehidupan mereka.
Tujuan penyuluhan dan pembinaan itu, guna meningkatkan perilaku sikap dan ketrampilan (PSK) kelompok pembudidaya ikan tawar, di mana kelompok pembudidaya ikan tawar itu masih ditemukan pakan ikan dari kotoran manusia juga ayam mati juga mengembangkan pembesaran budidaya ikan tawar tidak menggunakan benih unggul.
Oleh karena itu, pihaknya tahun ini difokuskan melakukan penilaian di 5 kelompok pembudidaya ikan tawar juga pembentukan 5 kelompok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu juga melakukan perbaikan kolam ikan di Balai Benih Ikan UPTD Perikanan Budidaya Air Tawar dan Payau (BATP) Cipanas, termasuk gedung kantor setempat.
Pemerintah daerah juga tahun sebelumnya menyalurkan benih untuk pembesar kepada kelompok pembudidaya ikan tawar itu.
"Kita meyakini kegiatan itu dapat meningkatkan populasi ikan tawar, sehingga dapat terealisasi program swasembada pangan ikan," katanya menjelaskan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, berdasarkan produksi ikan tawar tahun 2025 di Kabupaten Lebak mencapai 4.089,15 ton terdiri dari ikan lele, nila, emas, gurame, patin, udang paname dan bawal dengan menggulirkan perputaran uang Rp141 miliar.
Produksi ikan tawar tahun 2027 dipastikan permintaan kebutuhan konsumsi ikan warga Lebak dipasok dari pembudidaya lokal dan tidak mendatangkan dari luar daerah.
"Kami optimistis Lebak tahun 2027 mampu mewujudkan swasembada ikan tawar," kata alumni Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Sementara itu, Maman, seorang pebudidaya ikan air tawar warga Kecamatan Maja mengaku, memasok ikan lele untuk pedagang pecel lele di Lebak dan Serang berkisar 15–20 ton per pekan.
"Kami hampir setiap pekan bisa memasok ikan ke pasar berkat binaan dari pemerintah daerah setempat," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!