Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemda DIY Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Natal-Tahun Baru

📅 Minggu, 14 Des 2025, 09:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemda DIY Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Natal-Tahun Baru Doc: ANTARA
Ket. Pedagang melayani pembeli di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara, Kamis (27/2/2025).

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan ketersediaan stok pangan di seluruh wilayah DIY menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam kondisi aman dengan harga yang relatif terkendali.

"Dapat disimpulkan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi dan distribusi pasokan pangan DIY aman," ujar Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, Eling Priswanto, di Yogyakarta, Sabtu (13/12).

Pemda DIY bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), kata dia, terus memantau ketersediaan pasokan dan perkembangan harga pangan di pasar agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). 

Meski terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti cabai, bawang merah, telur, dan ayam, namun berdasarkan neraca ketersediaan dan kebutuhan pangan pokok per Desember 2025, seluruh komoditas di wilayah DIY masih dalam kategori surplus dan aman hingga akhir tahun.

"Terkait harga memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, namun masih dalam rentang yang belum terlalu tinggi," ujar dia. 

Eling menyebut kenaikan harga pada sejumlah komoditas tersebut tidak bersumber dari meningkatnya permintaan masyarakat, melainkan dipicu oleh faktor eksternal. 

Dia mengakui perubahan iklim dan cuaca ekstrem, peralihan komoditas oleh petani, serta bencana alam turut memicu penurunan produksi cabai yang berdampak pada harga secara nasional.

"Masyarakat diharapkan bijak dan hemat dalam berbelanja dengan mengutamakan kebutuhan serta menjaga rasionalitas. Pedagang pasar juga diharapkan menjaga ekspektasi dan tidak memainkan harga," kata dia. 

Kepala Tim Perumusan Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Perwakilan BI DIY Arya Jodilistyo menambahkan, berdasarkan siklus lima tahun terakhir, komoditas penyumbang inflasi pangan seperti cabai, bawang merah, dan telur ayam ras memang menunjukkan tren peningkatan inflasi pada bulan Desember.

"Kenaikan harga beberapa komoditas tersebut tidak hanya terjadi di DIY, tetapi juga berskala nasional. Namun jika berkaca pada data, harga-harga tersebut sudah mulai menunjukkan tren penurunan," ucap Arya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.