Pembangunan Sarana Perkuliahan di Lapas Madiun
📅 Rabu, 01 Apr 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Madiun - Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur Kadiyono meninjau progres pembangunan sarana perkuliahan serta program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Lapas Kelas I Madiun sebagai upaya peningkatan pembinaan warga binaan setempat.
"Melalui pembangunan ruang perkuliahan dan PKBM ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan juga memiliki akses yang layak terhadap pendidikan. Ini adalah bagian dari pembinaan yang sangat penting untuk membekali mereka ketika kembali ke masyarakat," ujar Kadiyono di Madiun, Rabu.
Pihaknya sangat mengapresiasi upaya Lapas Madiun dalam menghadirkan ruang perkuliahan dan pembelajaran bagi warga binaan. Ia berharap inovasi serupa dapat terus dikembangkan guna mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang humanis dan produktif.
"Saya mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan Lapas Madiun dalam menghadirkan ruang pembelajaran bagi warga binaan. Ini merupakan wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta pelayanan pemasyarakatan," katanya.
Selain ruang perkuliahan dan PKBM, Kakanwil Ditjenpas Jatim juga melakukan peninjauan pembangunan alih fungsi rumah pompa yang telah diubah menjadi kamar hunian. Perubahan fungsi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan ruang yang tersedia, sekaligus meningkatkan kapasitas hunian secara layak dan manusiawi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kalapas I Madiun Andi Wijaya Rivai menyatakan komitmennya dalam mengembangkan program pendidikan sebagai salah satu pembinaan kepribadian.
"Penyiapan ruang perkuliahan dan PKBM ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi warga binaan untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mereka," katanya.
Selain itu, penyediaan ruang-ruang tersebut juga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemasyarakatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui fasilitas ini, Kami berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif, sehingga warga binaan dapat mengikuti pendidikan dengan baik dan maksimal," katanya.
Seperti diketahui, Lapas Kelas I Madiun telah bekerja sama dengan Pemkot Madiun dan Universitas Terbuka (UT) Surabaya untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi warga binaan melalui program Strata 1 (S1) sistem pembelajaran jarak jauh.
Adapun peran Pemkot Madiun adalah memberikan bantuan beasiswa mahasiswa kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Madiun yang memenuhi syarat untuk menempuh pendidikan perguruan tinggi atau kuliah secara gratis di dalam lapas setempat.
Melalui kerja sama tersebut, Lapas Madiun, Pemkot Madiun, dan UT Surabaya ingin warga binaan juga memiliki peluang kedua untuk membangun kehidupan yang lebih bermakna.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!