Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Pertanian bagi Warga Binaan di Lapas Pohuwato

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 23:55 WIB | Oleh:
Program Pertanian bagi Warga Binaan di Lapas Pohuwato Doc: Antara
Ket. Hasil pertanian warga binaan pemasyarakatan di Lapas Pohuwato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Selasa (8/7/2025).

Pohuwato - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pohuwato menjalankan program pertanian yang dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Tristiantoro Adi Wibowo di Gorontalo, Selasa mengatakan bahwa kerja sama dengan penjual sayur keliling menjadi salah satu strategi pemasaran hasil pertanian di Lapas.

"Selain menjadi konsumsi internal warga binaan, kami memang punya target agar hasil pertanian ini bisa dinikmati oleh masyarakat luas," ucap Kalapas.

Salah satunya dengan menjual hasil program pertanian kepada pedagang sayuran keliling, sehingga distribusi jadi lebih merata sampai ke rumah warga.

"Hal ini juga membantu membangun citra positif warga binaan di tengah masyarakat," tutur Adi Wibowo.

Ia menjelaskan bahwa program pertanian ini selaras dengan kebijakan Pemasyarakatan Produktif. Menurutnya, warga binaan harus diberikan ruang untuk berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

"Melalui program pertanian ini, kami ingin membuktikan bahwa di balik jeruji besi, warga binaan juga bisa berkontribusi nyata. Mereka menanam, merawat, dan memanen dengan penuh tanggung jawab. Hasilnya kemudian dinikmati masyarakat melalui penjual keliling seperti Pak Haris. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara Lapas, warga binaan, dan masyarakat," kata dia.

Selain sayuran hijau seperti kangkung, bayam, sawi, dan kacang panjang, warga binaan juga membudidayakan cabai, tomat, dan beberapa komoditas lain yang terus dikembangkan.

Haris, salah seorang pedagang sayur mengatakan menjual sayur hasil pertanian dari Lapas membawa manfaat ganda. Selain mendatangkan keuntungan bagi dirinya, ia merasa bangga dapat mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan.

"Sayurannya segar, harga terjangkau, pembeli pun senang karena kualitasnya bagus. Saya juga senang karena bisa ikut membantu warga binaan agar hasil kerja mereka tidak sia-sia," ujar Haris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.