Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelestarian Budaya Lewat Festival Kampung Pecut di Kediri

📅 Sabtu, 08 Nov 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Pelestarian Budaya Lewat Festival Kampung Pecut di Kediri Doc: Antara
Ket. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam kegiatan Festival Kampung Pecut 2025 di Kelurahan Kesamasan, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (8/11/2025)

Kediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur mendorong pelestarian budaya kota dengan kegiatan Festival Kampung Pecut 2025 di Kelurahan Kesamasan yang diikuti oleh sejumlah daerah di Jatim.

"Saya bangga bisa hadir di Festival Kampung Pecut. Ini salah satu upaya untuk melestarikan budaya yang ada di Kota Kediri," kata Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Kediri, Sabtu.

Ia menambahkan pecut samandiman kini telah menjadi hak kekayaan intelektual dari Kota Kediri, serta telah didaftarkan di Kemenkumham untuk Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).

Pendaftaran di Kemenkumham untuk HaKI tersebut dilakukan untuk menegaskan bahwa pecut samandiman dari Kota Kediri, sehingga mencegah juga diklaim atau diakui negara lain.

"Sebagaimana kita tahu bahwa pecut samandiman ini sudah memiliki HAKI dan harus kita jaga bersama," kata Wali Kota.

Mbak Wali, sapaan akrabnya mengatakan di Kelurahan Kemasan ini mayoritas masyarakatnya perajin pecut. Bahkan anak-anak muda pun banyak yang sudah bisa membuat pecut.

Menurut dia, dengan festival ini semakin membuat kelurahan ini terkenal dengan kerajinannya. Bahkan, dengan ini sangat membanggakan terlebih lagi bagi generasi muda yang turut serta melestarikan budaya.

Ia berharap, makin banyak anak muda yang semakin tertarik untuk melestarikan budaya kesenian daerah.

"Nanti pasti sudah dewasa punya semangat yang sama untuk melestarikan budaya. Semoga semakin banyak lagi generasi muda yang turut melestarikan budaya Kota Kediri," kata dia.

Dalam kegiatan festival ini ada juga kegiatan kirab pecut. Terdapat 12 daerah yang ikut serta kegiatan dalam kirab pecut, di antaranya dari Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Malang, Kabupaten Blitar, hingga peserta dari Jawa Tengah.

Ia ingin festival ini digelar setiap tahun. Di tahun-tahun berikutnya diharapkan semakin banyak daerah yang berkontribusi.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Saya harap tahun depan lebih meriah lagi," kata dia.

Selain kirab pecut, dalam kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan jaranan, kirab pecut dan juga stand UMKM Kelurahan Kemasan.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu Lurah Kemasan Joko Purnomo, Tokoh Senima Pecut Samandiman Moh Hanib, budayawan, pegiat seni, panitia Festival Kampung Pecut, dan tamu undangan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.