Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pangan Murah Digelar Pemkot Padang Panjang, Harga Terjangkau

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 18:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pangan Murah Digelar Pemkot Padang Panjang, Harga Terjangkau Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra saat ini meninjau Gerakan Pangan Murah yang diadakan di dua lokasi di daerah itu

Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mengadakan Gerakan Pangan Murah di dua lokasi untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra di Padang Panjang, Sabtu, mengatakan Gerakan Pangan Murah diadakan di Kantor Dinas Pangan dan Pertanian untuk Kecamatan Padang Panjang Timur dan di KPN Balai Kota untuk Kecamatan Padang Panjang Barat.

"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini demi memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Ada tiga bahan pokok utama dan beberapa kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau," katanya.

Menurut dia, Gerakan Pangan Murah bertujuan mengendalikan inflasi, menstabilkan pasokan dan menjaga keterjangkauan harga pangan.

Tiga bahan pokok utama yang di sediakan adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual dengan harga Rp62.500 per 5 kilogram, minyakita Rp15.700 per liter, gula merek Rose Brand Rp19.000 per kilogram, tersedia juga sayuran dan kebutuhan lainnya.

Kepala Polres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengatakan ketersediaan pangan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kondisi aman karena adanya kerja sama dengan Perum Bulog.

"Kami siap mendukung agar harga pangan tetap stabil. Stok beras SPHP masih cukup banyak dan akan terus disalurkan ke masyarakat dengan harga murah," kata Kapolres.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Ade Nafrita Anas menyebutkan kehadiran gerakan pangan murah merupakan upaya pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di tengah masyarakat

"Masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok di gerai GPM seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga lebih terjangkau sesuai harga eceran tertinggi atau harga acuan penjualan," katanya.

Ia menjelaskan, untuk daerah Sumatera, di luar Lampung dan Sumatera Selatan, harga beras lima kilogram ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram.

Sedangkan minyak goreng dan gula disesuaikan dengan harga di masing-masing daerah setempat.

"Selain membantu masyarakat gerakan pangan murah ini juga ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi, khususnya di daerah," jelas dia.

Ia berharap kegiatan ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.