Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonom Sebut “Capital Inflow” Sinyal Kepercayaan ke Ekonomi Indonesia

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Ekonom Sebut “Capital Inflow” Sinyal Kepercayaan ke Ekonomi Indonesia Doc: istimewa
Ket. Arus Investasi

JAKARTA - Chief Economist IQI Global, Shan Shaeed, mengatakan arus modal masuk (capital inflow) investor asing ke pasar modal merupakan sinyal kuat adanya kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Investor asing tercatat melakukan net buy (beli bersih) senilai Rp1,3 triliun pada perdagangan Rabu (5/11), atau bersamaan dengan rilis data ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,04 persen year on year (yoy) pada kuartal III-2025.

“Arus masuk investor asing menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan terhadap fundamental ekonomi domestik tetap tinggi. Stabilitas pertumbuhan di kisaran 5 persen (yoy) menjadi daya tarik utama bagi investor global,” ujar Shan sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Kamis (6/11).

Shan menilai pertumbuhan ekonomi domestik yang tetap tinggi akan memberikan ruang bagi perusahaan-perusahaan tercatat untuk melanjutkan kinerja keuangan positif pada kuartal IV-2025. Dengan demikian, lanjutnya, kondisi tersebut mendorong investor global untuk menambah eksposur di saham-saham berkapitalisasi besar, terutama di sektor perbankan dan komoditas.

“Pertumbuhan yang tetap tinggi memberi ruang bagi korporasi mencatatkan kinerja positif pada kuartal IV-2025. Ini menjelaskan kenapa dana asing kembali deras masuk,” ujar Shan.

Tawarkan Kombinasi

Indonesia saat ini dinilai menawarkan kombinasi yang jarang terjadi di kawasan, diantaranya pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, inflasi terkendali di bawah 3 persen, serta nilai tukar rupiah yang relatif stabil.

Selain itu, konsistensi pertumbuhan di atas 5 persen menjadi refleksi dari kebijakan fiskal dan moneter yang sinkron, yaitu terjaganya belanja produktif bersamaan dengan Bank Indonesia (BI) yang menahan stabilitas suku bunga dan mendorong likuiditas perbankan tetap longgar.

Data perdagangan BEI pada Kamis pukul 14.31 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 24,22 poin atau 0,29 persen ke posisi 8.342,75.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.888.264 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,17 miliar lembar saham senilai Rp13,66 triliun. Sebanyak 279 saham naik, 271 saham menurun, dan 160 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, perekonomian Indonesia tercatat tumbuh 5,04 persen (yoy) pada kuartal III-2025, dan secara kuartalan tumbuh 1,43 persen quartal on quartal (qoq) pada kuartal III- 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.