Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Padang, UI lakukan Riset Inklusivitas Teknologi-Pemberdayaan Masyarakat

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 16:32 WIB | Oleh:
Padang, UI lakukan Riset Inklusivitas Teknologi-Pemberdayaan Masyarakat Doc: Antara/HO-Humas Pemkot Padang
Ket. Peneliti dari Unit Kajian Gender dan Seksualitas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UI, Aulia Nastiti memberikan paparan di Padang, Selasa (9/9).

Padang -- Universitas Indonesia (UI) melakukan riset dan penelitian mengenai inklusivitas teknologi dan pemberdayaan masyarakat di Kota Padang, Sumatera Barat dalam rangka mendukung implementasi kota sehat yang digagas pemerintah daerah.

"Fokus penelitian diarahkan pada dua aplikasi nasional yaitu e-PPGM dan Elsimil yang saat ini sudah digunakan di seluruh puskesmas di Indonesia," kata peneliti dari Unit Kajian Gender dan Seksualitas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UI Aulia Nastiti di Padang, Selasa.

Sistem Informasi Elektronik Pencatatan ATAU e-PPGN dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat merupakan aplikasi yang digunakan untuk merekam dan melaporkan data gizi individu balita dan ibu hamil berdasarkan hasil penimbangan di posyandu.

Sementara, Elektronik Siap Nikah dan Hamil atau Elsimil merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh BKKBN dan Kementerian Agama untuk melakukan skrining kesehatan, dan memberikan pendampingan kepada calon pengantin.

Penelitian tersebut merupakan bagian dari proyek Collaborative Research Grants bertemakan "Transformasi digital dalam kesehatan, energi, dan ketahanan pangan, termasuk ekonomi biru" yang didukung Pemerintah Australia melalui Knowledge Partnership Platform Australia-Indonesia.

Aulia Nastiti menjelaskan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan serta dampak aplikasi digital pemerintah dalam upaya percepatan penurunan stunting atau tengkes. Selain di Padang, penelitian yang sama juga dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Manggarai.

Ia mengatakan, dari hasil penelitian tahap awal, pihaknya menemukan bahwa Pemerintah Kota Padang juga memiliki aplikasi Ayo Ceting yang dikembangkan khusus untuk mendukung penurunan angka stunting.

Dalam penelitian inklusivitas teknologi dan pemberdayaan masyarakat, peneliti UI juga bekerja sama dengan Yayasan Kesehatan Perempuan serta Monash Herb Feith Indonesian Engagement Centre.

Secara umum penelitian tersebut akan berguna bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan khususnya penanganan tengkes di Kota Padang. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menurunkan angka stunting di tanah air.

"Dalam pelaksanaan penelitian ini masih banyak tantangan dan akar masalah yang ditemukan, tetapi ini akan terus kita kaji agar bersama-sama dapat mencari solusi dalam penurunan stunting," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.