Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Optimalkan Layanan Asuransi, MD TEAM Resmikan Kantor Agency

📅 Kamis, 02 Feb 2023, 15:51 WIB | Oleh:
Optimalkan Layanan Asuransi, MD TEAM Resmikan Kantor Agency Doc: Istimewa
Ket. Peresmian Kantor MD Agency

JAKARTA- Jalur keagenan (agency) masih menjadi tumpuan atau ujung tombak bagi perusahan asuransi jiwa dalam memasarkan produk asuransi sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya literasi asuransi kepada masyarakat hingga membantu perencanaan keuangan yang baik di masa depan.

Dalam rangka mendukung proses literasi, edukasi, pemasaran, hingga layanan nasabah yang optimal, MD Team, salah satu Kantor Agency dari PT Asuransi Jiwa Prudential Indonesia, meresmikan kantor baru yang berlokasi di The Mansion Bougenville Ofice Tower Fontana Lantai 8. Jl Trembesi, Pademangan Timur, Jakarta Utara, pada Kamis (2/2).

Hadir dalam ceremony grand opening kantor baru MD Team itu antara lain, Presiden Direktur Prudential Syariah Indonesia, Omar Sjawaldy Anwar, Chief Agency Officer Prudential Indonesia, Rusli Chan, Founder MD Team & Agency Director, David Marten dan founder MD Team Miliana Marten serta para tim leader agency lain serta perwakilan nasabah.

David Marten, Founder MD Team & Agency Director dalam sambutanya mengatakan bahwa kebutuhan akan sebuah kantor agency sangat penting dalam mendukung proses pembinaan agen asuransi jiwa profesional hingga sentralisasi layanan bagi nasabah secara optimal.

"Kehadiran Kantor Agency MD Team ini adalah spiritual journey bagi kami karena terwujud setelah 19 tahun berkarya di industri asuransi jiwa. MD Team berterima kasih atas support yang luar biasa dari Manajemen Prudential, juga para leader di MD Team. Kerja keras sepanjang 2021 akhirnya bisa memenuhi persyaratan yang diwajibkan kantor pusat. Ke depan tentunya kantor ini akan menjadi tempat yang dapat menciptakan para agen asuransi jiwa profesional melalui training dan pelatihan sehingga dapat berkontribusi pada layanan masyarakat yang optimal," kata David.

Dia mengakui, saat ini banyak pilihan bisnis, seperti bisnis start up dan sebagainya, yang lebih diminati oleh generasi milenial. Namun pasca pandemi, Indonesia mengalami banyak perusahaan yang mengurangi karyawannya karena berbagai alasan, seperti memilih digitalisasi sehingga tidak memerlukan banyak tenaga manusia.

"Saat itu, untuk mencari lapangan pekerjaan tidak mudah. Untuk menjadi pebisnis, membutuhkan modal. Nah, bisnis asuransi adalah bisnis sangat cocok untuk dilirik karena bisnis asuransi modal minim. Dukungan digitalisasi dari Prudential memudahkan orang untuk bergabung dan menjalankan bisnis Prudential secara mobile," ungkap David.

Hasilnya, lanjut David, profesi agen asuransi telah memberikan dampak bagi banyak generasi milenial, karena pekerjaan ini bukan hanya memberikan potensi income besar tapi memberikan dampak yang baik bagi masyarakat dari sisi kesehatan dan kesejahteraan.

Butuh Kepastian

Founder MD Team yang juga Top Agen Prudential, Miliana Marten menambahkan bahwa pandemi yang terjadi justru memberikan awareness kepada masyarakat bahwa life is fragile. "Banyak orang yang kita kenal terdampak oleh covid dan meninggal dunia. Inilah peluang bahwa masyarakat membutuhkan asuransi. Karena di tengah ketidakpastian, masyarakat butuh suatu kepastian. Asuransi adalah sebuah produk finansial yang memberikan kepastian bahwa di saat sakit/meninggal, pasti ada uang yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi untuk mengcover biaya pengobatan dan pasti ada uang yang diberikan sebagai santunan meninggal. Semua kepastian tersebut tertera dalam kontrak polis. Jika seorang terkena sakit dan butuh biaya, teman/keluarga mau bantu, jumlahnya tidak pasti. Tetapi jumlah yg ada di polis itu yang pasti," pungkas mantan Country Chair MDRT Indonesia itu.

Masyarakat tambah Miliana lebih baik membayar premi misalnya 10 juta per tahun (sudah pasti preminya dan sudah pasti dicover bila sakit), dibandingkan bila tidak punya asuransi, lalu jika sakit maka kerugian yang timbul bisa lebih dari 10 juta rupiah.

"Dengan membeli asuransi, kita sudah menakar jumlah kerugiannya yakni hanya sebesar premi saja," imbuhnya.

Selain itu, Miliana juga berbagi pengalaman sukses sebagai agen bahwa justru dalam masa pandemi dirinya bisa meraih pencapaian tertinggi sebagai seorang agen profesional bertaraf global, yakni Top of the Table (6x MDRT). "Karena saya membantu client untuk meningkatkan asuransinya. Yang belum punya asuransi, jadi sadar untuk memiliki asuransi. Yang sudah punya asuransi, jadi sadar untuk memiliki asuransi yang lebih besar lagi untuk memproteksi keuangan keluarga," pungkas Miliana.

Sementara itu, Presiden Direktur Prudential Syariah Indonesia, Omar Sjawaldy Anwar dalam sambutannya menegaskan bahwa Prudential akan terus mendukung penuh langkah para agen baik dari sisi produk hingga layanan digital dan nondigital, khususnya bagi kantor Agency MD Team yang baru diresmikan hari ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.