Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua Targetkan Cetak 18.000 Hektare Sawah Baru pada 2026

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua Targetkan Cetak 18.000 Hektare Sawah Baru pada 2026 Doc: Antara
Ket. Gubernur Papua Mathius D Fakhiri saat melakukan penanamam padi di Kabupaten Jayapura, Papua pada beberapa waktu lalu.

Jayapura - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura setempat menargetkan perluasan lahan sawah hingga 18.000 hektare pada 2026 yang tersebar di empat kabupaten sebagai upaya meningkatkan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua Lunanka Daimboa di Jayapura, Jumat (3/4), mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan cetak sawah rakyat tahun sebelumnya yang mencapai tahap pembukaan lahan seluas 1.000 hektare pada 2025.

“Untuk tahun ini, selain melanjutkan penanaman pada lahan 1.000 hektare, kami juga menargetkan cetak sawah baru seluas 18.000 hektare yang tersebar di beberapa kabupaten,” kata Lunanka Daimboa.

Menurut Lunanka, sebaran wilayah perluasan lahan 18.000 hektare meliputi Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Waropen, dan Kepulauan Yapen.

"Dan saat ini proses masih dalam tahap survei identifikasi dan dilanjutkan dengan pembukaan lahan sebelum masuk ke tahap penanaman," ujarnya.

Dia menjelaskan melalui program ini pihaknya sangat mendorong agar seluruh tahapan, mulai dari identifikasi hingga cetak sawah, dapat berjalan optimal sehingga penanaman bisa segera dilakukan.

"Percepatan program juga didukung oleh keterlibatan brigade pangan serta pendampingan penyuluh pertanian yang melakukan pemantauan rutin di lapangan," katanya lagi.

Dia menambahkan dengan tambahan perluasan tersebut, total potensi lahan sawah yang dikembangkan di Papua diperkirakan mencapai sekitar 19.000 hektare, termasuk program sebelumnya.

"Kami pemerintah optimistis program ini dapat meningkatkan produksi padi secara signifikan, dengan estimasi produktivitas rata-rata sekitar empat ton per hektare. Dengan perluasan ini, kami harapkan produksi padi di Papua meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.