Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OpenAI Berencana Integrasikan Sora ke ChatGPT, Mudahkan Pengguna Bikin dan Bagikan Video AI

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
OpenAI Berencana Integrasikan Sora ke ChatGPT, Mudahkan Pengguna Bikin dan Bagikan Video AI Doc: BBC
Ket. Sora dengan latar logo OpenAI.

JAKARTA - OpenAI berencana mengintegrasikan model kecerdasan buatan (AI) pembuat video Sora langsung ke dalam ChatGPT yang memungkinkan pengguna membuat video dengan AI langsung melalui chatbot tersebut.

Dilansir dari Engadget pada Sabtu, aplikasi Sora sebelumnya sempat mendapat perhatian besar ketika diluncurkan bersama model Sora 2 pada September 2025.

Namun, popularitas aplikasi tersebut menurun dalam beberapa waktu terakhir setelah pengguna menghadapi berbagai batasan, termasuk jumlah video serta jenis konten yang dapat dibuat.

Dengan mengintegrasikan Sora ke dalam ChatGPT, OpenAI berharap teknologi tersebut dapat menjangkau lebih banyak pengguna. Perusahaan sebelumnya melaporkan jumlah pengguna aktif mingguan ChatGPT mencapai sekitar 900 juta pada Februari, dan menargetkan angka tersebut dapat meningkat hingga satu miliar pengguna atau lebih.

Meski demikian, laporan tersebut menyebutkan aplikasi mandiri Sora tetap akan dipertahankan setelah integrasi dilakukan. Popularitas aplikasi Sora mengalami penurunan, terlihat dari posisinya yang tidak lagi masuk dalam daftar 100 aplikasi gratis teratas di App Store, serta relatif sedikit pengguna yang membagikan video mereka ke publik.

Dari sisi biaya operasional, teknologi pembuatan video berbasis AI tergolong mahal untuk dijalankan. OpenAI diketahui mengenakan tarif sekitar 0,10 dolar AS (Rp1.696) per detik untuk pembuatan video resolusi 720p melalui layanan API bagi pelanggan bisnis.

Pada 2025, perusahaan bahkan sempat memberikan kuota pembuatan hingga 30 video gratis per akun setiap hari melalui aplikasi Sora. Jika teknologi tersebut digunakan oleh basis pengguna ChatGPT yang jauh lebih besar, biaya operasional perusahaan berpotensi meningkat signifikan.

Laporan tersebut juga menyebut OpenAI memperkirakan dapat menghabiskan lebih dari 225 miliar dolar AS atau setara Rp3,82 kuadriliun untuk biaya menjalankan model AI dalam periode 2026 hingga 2030.

Untuk menutup biaya tersebut, OpenAI telah mencoba memonetisasi layanan Sora melalui sistem kredit berbayar yang memungkinkan pengguna menghasilkan lebih banyak video. Skema serupa diperkirakan juga dapat diterapkan setelah model tersebut tersedia di ChatGPT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.