Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OKU Selatan Mencekam, Puting Beliung Hantam 4 Sekolah Hingga Atap Terbang, Ini Kondisinya Sekarang

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 19:15 WIB | Oleh:
OKU Selatan Mencekam, Puting Beliung Hantam 4 Sekolah Hingga Atap Terbang, Ini Kondisinya Sekarang Doc: ANTARA/HO/BPBD OKU Selatan
Ket. Personel BPBD OKU Selatan mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa atap sekolah, Minggu.

MUARADUA - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, mengakibatkan sedikitnya empat bangunan sekolah mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterjang angin puting beliung, Sabtu (4/4) malam.

Selain merusak fasilitas pendidikan, bencana ini juga menyebabkan pohon tumbang di enam titik jalan utama antar-desa yang sempat melumpuhkan arus lalu lintas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan Heri Pramono saat dihubungi dari Baturaja, Minggu, mengatakan  curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 19.00 WIB menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum di wilayah setempat.

Bencana alam juga menyebabkan genangan air di Jalan Pemkab OKU Selatan serta material pohon tumbang di jalan antar desa hingga sempat menghambat arus lalu lintas kendaraan roda dua dan empat.

Adapun empat sekolah yang mengalami kerusakan sedang dan ringan meliputi PAUD Bunga Bangsa, TK Pembina Simpang Agung, SD Negeri 2 Simpang Agung dan SD Negeri 7 Sinar Mulyo, serta puluhan lapak pedagang di Pasar Simpang.

"Rata-rata fasilitas umum ini mengalami kerusakan pada bagian atap akibat puting beliung," katanya.

Selain itu, kata dia, puting beliung juga menyebabkan pohon tumbang di enam titik jalan utama antar desa meliputi Desa Simpangan, Bungin Campang, Simpang Agung, Sinar Mulyo, Pelangki, dan Desa Mehanggin.

Terkait musibah tersebut, pihaknya menerjunkan personel ke lokasi bencana alam untuk membersihkan puing-puing atap bangunan yang ditiup puting beliung agar fasilitas umum yang mengalami kerusakan dapat segera difungsikan kembali.

BPBD OKU Selatan juga menyebar personel untuk mengevakuasi pohon tumbang di enam titik lokasi agar arus lalu lintas kendaraan kembali normal.

"Saat ini proses pembersihan atap sekolah dan pohon tumbang sudah rampung. Aktivitas masyarakat kini kembali normal seperti semula," ujar dia.

Heri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi masa pancaroba atau pergantian musim yang ditandai dengan cuaca panas terik dan terjadi hujan lebat tiba-tiba disertai angin kencang supaya tidak menimbulkan korban jiwa.

"Merujuk pada peringatan dini BMKG untuk dasarian 1-10 April 2026, wilayah OKU Selatan berada dalam status waspada terhadap potensi cuaca ekstrem sehingga harus diwaspadai bersama," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.