Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Merdeka Belajar Atasi Krisis Pembelajaran secara Sistemik

📅 Jumat, 29 Sep 2023, 01:15 WIB | Oleh:
Merdeka Belajar Atasi Krisis Pembelajaran secara Sistemik Doc: istimewa
Ket. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim,

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan Merdeka Belajar adalah upaya sistemik untuk mengatasi krisis pembelajaran. Adapun krisis pembelajaran di Indonesia sudah berlangsung lama dan semakin parah karena pandemi.

"Merdeka Belajar adalah upaya sistemik untuk mengatasi krisis pembelajaran," ujar Nadiem, dalam Peluncuran Buku "Bangkit Lebih Kuat", di Jakarta, kemarin.

Dia menyebut, pandemi justru menjadi kesempatan untuk mengakselerasi pendidikan. Menurutnya, hal tersebut bisa dilakukan dengan memberikan kemerdekaan bagi guru dalam menentukan model pembelajaran yang sesuai karakteristik peserta didik.

Nadiem menekankan, gotong royong adalah sebuah kunci utama keberhasilan Merdeka Belajar. Terobosan-terobosan Merdeka Belajar selalu melibatkan kolaborasi para pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, satuan pendidikan, masyarakat umum, keluarga, dan mitra pembangunan.

Faktor Kurikulum

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek, Anindito Aditomo, menerangkan, pihaknya bersama dengan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), kemitraan antara pemerintah Australia dan Indonesia, menemukan indikasi pemulihan pembelajaran (learning recovery). INOVASI menggandeng empat provinsi mitra yang meliputi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan sepanjang tahun 2020-2023, Indonesia dinilai telah membuat kemajuan dalam proses transformasi pembelajaran. Setelah dilingkupi krisis pembelajaran yang diperparah oleh pandemi Covid-19, pendidikan Indonesia perlahan mulai pulih kembali.

Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Stephen Scott menyampaikan bahwa pemerintah Australia senang dapat bekerja sama dengan Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.