Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meorient Hadirkan Produk dari Berbagai Sektor Industri dalam Tiga Pameran Sekaligus

📅 Rabu, 06 Mar 2024, 20:36 WIB | Oleh:
Meorient Hadirkan Produk dari Berbagai Sektor Industri dalam Tiga Pameran Sekaligus Doc: Haryo Brono/Koran Jakarta
Ket. General Manager Meorient Exhibition International Larissa Zhou memaparkan pameran Building & Decoration Expo (BDExpo), Appliances & Electronic Show (AES), dan HomeLife dalam konferensi pers di Jakarta Rabu (6/3). Pameran ini akan berlangsung dari 13-16 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran Jakarta. Pameran ini akan dibuka pada dari 13 - 15 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

JAKARTA - Meorient Exhibition International kembali menggelar secara serentak tiga pameran dagang skala internasional yaitu Building & Decoration Expo (BDExpo), Appliances & Electronic Show (AES), dan HomeLife pada 13-16 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran Jakarta. Pameran ini akan dibuka pada dari 13 - 15 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

General Manager Meorient Exhibition International Larissa Zhou, menerangkan, penyelenggaraan pameran ini merupakan wujud nyata akan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pihaknya akan menghadirkan pameran dagang berkualitas yang mencakup beberapa sektor penting di masing-masing industri yang menopang pertumbuhan ekonomi.

Sektor industri yang akan dihadirkan cukup beragam. Beberapa di antaranya adalah bahan bangunan, dekorasi, furnitur, elektronik dan gawai (gadget), peralatan/kebutuhan rumah tangga, tekstil, hingga produk rumah pintar (smart home product).

"Meorient Indonesia tidak hanya menawarkan platform bagi pelaku industri untuk menampilkan produk-produk dan inovasi terbaru namun juga membuka pintu bagi peningkatan perdagangan dan investasi," kata dia pada konferensi pers 'Indonesia sebagai Episentrum Perdagangan & Inovasi di Asia Tenggara' di Jakarta, Rabu (6/3).

Larissa menambahkan, inisiatif tersebut dilakukan dengan menyatukan pemain kunci dari berbagai industri dan sektor, serta potensi besar dalam mendukung upaya memperkuat ekosistem perdagangan dan inovasi, sekaligus menarik minat global.

Pada pameran tersebut akan hadir 800 peserta dengan ribuan produk, teknologi dan inovasi terbaru yang sedang diminati oleh pasar global. Hal ini diklaim akan memberi keuntungan besar bagi importir, distributor, agen dan pengecer/ pengecer daring di Indonesia.

"Tidak hanya itu, pameran juga menyuguhkan berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat seperti O2Obusiness matching program, business forum, entrepreneur workshop, importers session, the 1st In Indonesia showcase, dan lain-lain selama empat hari penyelenggaraannya," ungkap Larissa.

Pameran ini juga didukung oleh berbagai asosiasi profesi di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Ikatan Pengusaha Bahan Bangunan Indonesia (IPBBI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), dan Himpunan Desainer Interior (HDII) Jakarta.

Ia berharap pameran ini selain menjadi jembatan bagi pengusaha baik dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan pasarnya. Di samping itu juga menjadi ajang transfer ilmu, pengetahuan, dan teknologi (knowledge and technology transfer) sehingga para pengusaha Indonesia dapat mengembangkan produk dengan kualitas terbaik di negeri sendiri.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Pengusaha Perempuan dan UKM dari IPBBI, Variati Johan menyoroti sektor konstruksi di Indonesia yang diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,68 persen pada 2024, dengan total pasar konstruksi mencapai 349,16 triliun rupiah. Pertumbuhan ini didorong oleh proyek-proyek infrastruktur pemerintah, termasuk pembangunan IKN.

"Pembangunan infrastruktur pendukung seperti gedung, rumah aparatur sipil negara, Polri, TNI, fasilitas pendidikan, dan kesehatan, serta fasilitas sarana dan prasarana lainnya, berpotensi meningkatkan produk domestik regional bruto (PDRB) sebesar 0,1 persen. Dan ini merupakan sebuah peluang positif yang sangat baik," kata dia.

IPBBI berharap pameran ini akan menjadi sebuah ajang terbaik bagi para pengusaha bahan bangunan Indonesia untuk bertemu dan bekerja sama. Mereak para pemasok baru yang menawarkan berbagai produk, inovasi dan teknologi terkini di sektor bahan bangunan dan dekorasi sehingga memberi warna baru dalam industri bahan bangun di Indonesia."Indonesia akan menjadi tren dalam inovasi di kawasan Asia Tenggara," kata Variati.

Ketua HDII DKI Jakarta, Ranu Scarvia mengatakan pameran juga menjadi sebuah momentum bagi desainer untuk mencari referensi perkembangan teknologi dan produk, acuan tren desain. Dengan demikian pengunjung dapat mengetahui produk dan inovasi terbaru dari masing-masing merek dari berbagai negara.

"Menjadi seorang desainer dituntut untuk selalu meng-upgrade bukan hanya skills tetapi juga pengetahuan dan wawasan akan produk, teknologi, inovasi yang akan memberikan inspirasi, ide dan saran untuk desain-desain yang akan dihadirkan. Pameran ini menjadi sangat penting bagi segenap desainer di Indonesia untuk hadir dan mendapatkan hal-hal baru yang ada di industri desain," kata Ranu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.