Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Trenggono Upayakan KNMP di Jepara Dilengkapi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 14:54 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Menteri Trenggono Upayakan KNMP di Jepara Dilengkapi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan Doc: istimewa
Ket. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat meninjau KNMP Bumiharjo di Jepara, Jumat (6/3)

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengupayakan penambahan fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. 

Salah satu cara yang dilakukan KKP yakni mendorong keterlibatan koperasi maupun pelaku usaha untuk menjalankan bisnis bahan bakar tersebut. Keberadaan SPBUN akan menambah kelengkapan fasilitas perikanan di lokasi KNMP Bumiharjo untuk menjawab kebutuhan nelayan.

"Fasilitas yang ada sudah sesuai harapan, mulai dari pabrik es hingga cold storage. Satu lagi yang belum sebetulnya adalah SPBUN, jadi idealnya ini segera kita buka untuk semua," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat meninjau KNMP Bumiharjo di Jepara, Jumat (6/3).

Pihaknya membuka ruang bagi pihak mana pun untuk berkolaborasi merealisasikan pembangunan SPBUN di kawasan tersebut. Kehadiran akses bahan bakar yang dekat dengan aktivitas hulu perikanan menjadi kunci efisiensi biaya operasional nelayan.

Potensi usaha penangkapan ikan di Desa Bumiharjo sendiri masih terbilang besar. Desa ini sekarang memiliki 250 nelayan aktif pengguna kapal tradisional berukuran 5-10 GT. Komoditas perikanan yang dihasilkan merupakan ikan-ikan berinilai tinggi diantaranya layur dan tongkol.

“Kalau koperasi mau ayo kita upayakan (SPBUN-nya), maupun pihak swasta yang berminat silahkan,” ungkap Menteri Trenggono.

Dalam kunjungannya, Menteri Trenggono meninjau satu persatu fasilitas yang ada di KNMP Bumiharjo, mulai dari pabrik es (slurry ice), shelter pendaratan ikan, hingga bengkel nelayan. 

Untuk peralatan perbengkelan, Menteri Trenggono menyebut masih akan ada tambahan mesin penarik kapal ke darat sehingga nelayan tak perlu mendorong secara manual kapal-kapal yang akan diperbaiki di bengkel. 

Kemudian untuk penggunaan teknologi modern seperti slurry ice juga menjadi fokus KKP agar ikan hasil tangkapan nelayan tetap sehat dan berkualitas tinggi. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual komoditas perikanan dari Jepara ke pasar yang lebih luas.

"Harapannya nelayan jadi lebih sejahtera. Nanti ikan dari sini kualitasnya baik dan sehat melalui penggunaan peralatan pendukung yang memadai," tambah Menteri Trenggono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.