Menteri KKP: Udang BUBK Kebumen Hasilkan Kualitas Ekspor Sesuai Standar Terbaik
📅 Sabtu, 23 Mei 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim RedaksiKEBUMEN- Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan operasional Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen di Jawa Tengah telah berjalan sesuai best practice, termasuk mutu udang hasil panennya yang siap ekspor. KKP hari ini menggelar panen raya sekitar 80 ton udang ekspor bersama Presiden Prabowo Subianto.
Kawasan BUBK Kebumen seluas 100 hektare memiliki 139 kolam produksi. Sebelum panen raya siklus kedelapan ini, beberapa kali telah dilakukan panen parsial.
"Panen kedelapan ini membuktikan produktivitas per hektare sudah mencapai target optimal. Dengan memenuhi seluruh standar industri, target itu bisa tercapai. Hari ini hasil panennya sekitar 80 ton," ujar Menteri Trenggono di lokasi panen raya, Sabtu (23/5).
Guna mencapai standar terbaik, pihaknya mengoptimalkan kepadatan tebar. Proses budidaya juga didukung teknologi water intake, tandon, saluran inlet dan outlet terpisah, serta instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) agar produksi tetap ramah lingkungan.
Menurut Menteri Trenggono, tantangan utama menjaga best practice adalah memastikan kualitas air budidaya tetap konsisten. Selain itu, kualitas benih udang harus terjaga baik dan pemberian pakan dilakukan secara efektif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Udang yang dipanen pada siklus kedelapan sejak BUBK Kebumen diresmikan tahun 2023 tersebut berukuran 22-30. Harga jual rata-rata mencapai Rp70.000 per kilogram, dan seluruh hasil panen telah dibeli pelaku usaha lokal.
Hasil panen selanjutnya akan dikirim ke Cirebon untuk diolah sebelum diekspor ke Amerika Serikat. "Pabrik meminta kami mengambil pasokan dari BUBK Kebumen karena kualitas dan ukurannya besar sesuai kebutuhan ekspor ke Amerika Serikat," kata Ciko Joyo, supplier udang asal Cirebon yang mengawasi proses sortasi.
Panen raya udang di BUBK Kebumen dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Presiden Prabowo bahkan turut memanen udang bersama pekerja lokal di dalam tambak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!