Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Brian Yuliarto Dorong Sinergi Kemdiktiksaintek dan BRIN dalam Sains dan Inovasi

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 11:22 WIB | Oleh:
Menteri Brian Yuliarto Dorong Sinergi Kemdiktiksaintek dan BRIN dalam Sains dan Inovasi Doc: Antara Foto
Ket. Penandatanganan nota kesepahaman antara Kemdiktiksaintek dan BRIN bidang kolaborasi riset, inovasi, sains, dan teknologi serta pendidikan tinggi di Indonesia di Graha Widya Bhakti, KST BJ Habibie BRIN, Tangerang Selatan, Rabu (4/2).

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktiksaintek) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kolaborasi riset, inovasi, sains, dan teknologi serta pendidikan tinggi di Indonesia.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto melalui keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan kolaborasi antara Kemdiktiksaintek dan BRIN fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia unggul dan peningkatan daya saing nasional menuju Indonesia Emas 2045.

"Kolaborasi adalah kunci, melalui sinergi yang terstruktur dan berkelanjutan, riset dan inovasi dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional," katanya.

Kolaborasi itu ditunjukkan melalui penandatangan nota kesepahaman antara kedua belah pihak di Graha Widya Bhakti, KST BJ Habibie BRIN di Tangerang Selatan, Rabu (4/2).

Ia optimistis kerja sama ini dapat memperkuat upaya negara dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Kepala BRIN Arif Satria menjelaskan salah satu poin kerja sama ini untuk melakukan inisiasi kerja sama dengan Jepang guna memperkuat ekosistem dan hasil riset dalam negeri sehingga dapat diakui dalam berbagai forum internasional, seperti Penghargaan Nobel.

Salah satunya, kata dia, kerja sama dalam penelitian metal organic framework (MOF) yang dinilai memiliki relevansi strategis bagi Indonesia, khususnya dalam mendukung ketahanan energi, pengelolaan lingkungan, dan pengembangan teknologi berkelanjutan melalui kolaborasi riset internasional.

"MOF membuka peluang pemanfaatan teknologi penyimpanan dan pemisahan gas, pengolahan air, hingga aplikasi energi bersih, termasuk pengembangan Compressed Natural Gas Storage (CNG)," ujarnya.

Kuasa Usaha ad interim Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia Myochin Mitsuru mengatakan kerja sama Indonesia dan Jepang di bidang sains, teknologi, dan pendidikan tinggi terus berkembang dan menjadi fondasi penting dalam penguatan kapasitas riset serta pengembangan sumber daya manusia di kedua negara.

"Kami meyakini bahwa kolaborasi riset, pendidikan, dan pertukaran sumber daya manusia akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

54 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.