Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkop: Pusat Kendali untuk Pengawasan Kopdes Merah Putih

📅 Senin, 15 Des 2025, 18:21 WIB | Oleh:
Menkop: Pusat Kendali untuk Pengawasan Kopdes Merah Putih Doc: antara foto
Ket. Pusat kendali data untuk pengawasan kopdes merah putih.

JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan pembentukan pusat kendali atau command center di kementeriannya merupakan langkah percepatan digitalisasi, khususnya memperkuat pengawasankoperasi desa/kelurahan merah putih.

Dalam peresmian command center di Jakarta, Senin (15/12), ia mengatakan ruang pusat kendali itu hadir sebagai pusat sistem informasi dan pengawasan operasional koperasi, khususnya kopdes merah putih.

Ruangan ini mengintegrasikan data dari berbagai instansi, termasuk Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), guna mendukung percepatan pembangunan fisik, pembiayaan, pengembangan koperasi secara menyeluruh.

"Kami mendapatkan mandat untuk mempercepat transformasi koperasi agar lebih kompetitif dan berkembang, agar koperasi dapat mengejar ketertinggalannya dibandingkan dengan BUMN dan badan usaha swasta," kata Menkop.

Ferry mengatakan salah satu fokus utama transformasi adalah digitalisasi. Dengan memanfaatkan teknologi, Kemenkop berharap dapat meningkatkan pelaporan dan pengawasan koperasi secara lebih efektif.

Oleh karena itu, ia menekankan digitalisasi menjadi kunci agar dirinya bisa berinteraksi langsung dan melakukan pemantauan secara lebih intensif.

Ia menambahkan command center juga dilengkapi dengan early warning system untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini, sehingga langkah preventif dapat segera diambil.

"Kami ingin koperasi yang bermasalah bisa diatasi sedini mungkin, agar tidak berdampak luas," ucapnya.

Menurutnya, melalui command center, Kemenkop juga bisa memantau secara real-time proses pelatihan dan kegiatan usaha koperasi, baik kopdes merah putih maupun koperasi-koperasi lain yang sudah ada.

Ferry juga mengungkapkan bahwa command center akan terintegrasi dengan kementerian dan lembaga lain, termasuk Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kejaksaan Agung (Kejagung), serta LPDB.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kemenkop Henra Saragih menjelaskan keberadaan command center sebagai platform integrasi akan menjadi landasan bagi proses perencanaan, pengawasan, dan evaluasi yang lebih efektif.

"Tentunya, dengan didukung infrastruktur, keandalan dan keamanan data, sumber daya manusia IT yang berkompeten sehingga dapat menjamin terwujudnya ekosistem digital sektor perkoperasian yang cepat, aman dan berbasis data," katanya.

Henra berharap ruang pusat kendali ini dapat dioptimalkan sebagai salah satu alat pengelolaan program dan pengawasan kinerja koperasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.