Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Menkop: Pusat Kendali untuk Pengawasan Kopdes Merah Putih

29 Senin, 15 Des 2025, 18:21 WIB | Oleh:
Menkop: Pusat Kendali untuk Pengawasan Kopdes Merah Putih Menkop: Pusat Kendali untuk Pengawasan Kopdes Merah Putih Doc: antara foto
Ket. Pusat kendali data untuk pengawasan kopdes merah putih.

JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan pembentukan pusat kendali atau command center di kementeriannya merupakan langkah percepatan digitalisasi, khususnya memperkuat pengawasankoperasi desa/kelurahan merah putih.

Dalam peresmian command center di Jakarta, Senin (15/12), ia mengatakan ruang pusat kendali itu hadir sebagai pusat sistem informasi dan pengawasan operasional koperasi, khususnya kopdes merah putih.

Ruangan ini mengintegrasikan data dari berbagai instansi, termasuk Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), guna mendukung percepatan pembangunan fisik, pembiayaan, pengembangan koperasi secara menyeluruh.

"Kami mendapatkan mandat untuk mempercepat transformasi koperasi agar lebih kompetitif dan berkembang, agar koperasi dapat mengejar ketertinggalannya dibandingkan dengan BUMN dan badan usaha swasta," kata Menkop.

Ferry mengatakan salah satu fokus utama transformasi adalah digitalisasi. Dengan memanfaatkan teknologi, Kemenkop berharap dapat meningkatkan pelaporan dan pengawasan koperasi secara lebih efektif.

Oleh karena itu, ia menekankan digitalisasi menjadi kunci agar dirinya bisa berinteraksi langsung dan melakukan pemantauan secara lebih intensif.

Ia menambahkan command center juga dilengkapi dengan early warning system untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini, sehingga langkah preventif dapat segera diambil.

"Kami ingin koperasi yang bermasalah bisa diatasi sedini mungkin, agar tidak berdampak luas," ucapnya.

Menurutnya, melalui command center, Kemenkop juga bisa memantau secara real-time proses pelatihan dan kegiatan usaha koperasi, baik kopdes merah putih maupun koperasi-koperasi lain yang sudah ada.

Ferry juga mengungkapkan bahwa command center akan terintegrasi dengan kementerian dan lembaga lain, termasuk Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kejaksaan Agung (Kejagung), serta LPDB.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kemenkop Henra Saragih menjelaskan keberadaan command center sebagai platform integrasi akan menjadi landasan bagi proses perencanaan, pengawasan, dan evaluasi yang lebih efektif.

"Tentunya, dengan didukung infrastruktur, keandalan dan keamanan data, sumber daya manusia IT yang berkompeten sehingga dapat menjamin terwujudnya ekosistem digital sektor perkoperasian yang cepat, aman dan berbasis data," katanya.

Henra berharap ruang pusat kendali ini dapat dioptimalkan sebagai salah satu alat pengelolaan program dan pengawasan kinerja koperasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Ini Rahasia Penampilan Apik...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.