Menkop: Pemerintah akan Percepat Pencairan Kredit ke Kopdes Merah Putih
📅 Selasa, 23 Sep 2025, 14:06 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kemenkop
JAKARTA - Pemerintah melakukan upaya percepatan pencairan pinjaman/kredit untuk mendukung operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Percepatan pencairan ini akan dilakukan melalui bank-bank anggota Himbara.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, pencairan kredit ini dimaksudkan agar koperasi desa dapat segera beroperasi dan memberi manfaat bagi masyarakat. Melalui dukungan pembiayaan tersebut, Kopdes/Kel Merah Putih akan segera memperoleh modal kerja untuk operasional usaha.
“Kami terus mempercepat persiapan tata cara pencairan dan juga kesiapan dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal ini untuk elakukan proses pengajuan pinjaman kepada Bank Himbara dalam hal ini," kata Ferry di Jakarta, Senin (22/9).
Pihaknya bersama Kementerian/Lembaga, terutama dengan bank-bank Himbara, sedang melakukan review terhadap ribuan proposal bisnis yang diajukan oleh Kopdes. Kemenkop akan memaksimalkan berbagai upaya percepatan agar target pencairan pembiayaan dapat segera tercapai sebelum akhir 2025.
"Kita akan semaksimal mungkin sampai dengan akhir Desember ini. Secepat mungkin kita harapkan bisa menyerap lapangan pekerjaan bagi masyarakat, baik di perkotaan maupun di perdesaan melalui Kopdes," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk itu, Kemenkop bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) sedang melakukan inventarisasi aset bangunan. Inventarisisasi ini dilakukan di setiap desa yang dapat dijadikan sebagai gerai usaha ataupun gudang oleh Kopdes/Kel Merah Putih.
Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, pun mendukung upaya percepatan operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih dari sisi pembiayaan. Dalam dua hari ke depan, pihaknya akan memimpin Musyawarah Desa Khusus yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia.
Musyawarah ini akan membahas dengan mempercepat pencairan pembiayaan kepada Kopdes/Kel Merah Putih. Selain pembiayaan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan gudang dan gerai koperasi di atas tanah desa dan kelurahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami fokus dulu ke desa mandiri, sebanyak 20.503 desa. Setelah itu baru desa maju dan berkembang," ujar Menteri Yandri. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!