Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menangkap Peluang Wisatawan, Dubes RI Sosialisasikan Kebijakan Pariwisata Indonesia ke Media China

📅 Sabtu, 14 Jan 2023, 11:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menangkap Peluang Wisatawan, Dubes RI Sosialisasikan Kebijakan Pariwisata Indonesia ke Media China Doc: istimewa
Ket. Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun berbicara tentang pencapaian hubungan bilateral Indonesia-China selama 2022 saat bertemu dengan para awak media China di Wisma Duta KBRI Beijing, Jumat (13/1/2023), menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

Beijing - Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun menyosialisasikan kebijakan terbaru pariwisata Indonesia kepada sejumlah awak media setempat untuk menjaring wisatawan asing sebanyak-banyaknya pada musim libur panjang Tahun Baru Imlek.

"Setelah pembatasan kegiatan masyarakat dicabut, Indonesia membuka diri bagi wisatawan," kata Dubes RI dalam pertemuan dengan media China di Wisma Duta KBRI Beijing, Jumat (13/1).

Menurut dia, Indonesia membuka pintu bagi wisatawan asing dengan persyaratan minimum sebagaimana Surat Edaran Gugus Tugas COVID-19 Nomor 25 Tahun 2022.

Para wisatawan disyaratkan mengunduh aplikasi "Peduli Lindungi", kemudian saat tiba di Indonesia menunjukkan bukti vaksin COVID-19 dan memiliki suhu tubuh tidak lebih dari 37,5 derajat Celcius.

"Bagi yang positif sesuai hasil tes PCR atau antigen, namun tidak menunjukkan gejala COVID-19 boleh melakukan isolasi mandiri di hotel atau di rumah," katanya.

Untuk yang menunjukkan gejala sedang hingga berat, lanjut Djauhari, akan dirujuk ke rumah sakit yang biasa menangani pasien COVID-19.

Terkait dengan visa, dia menganjurkan wisatawan China untuk menggunakan visa saat kedatangan (VoA) dengan biaya sebesar Rp500.000 atau sekitar 218,5 yuan.

VoA tersebut berlaku selama 30 hari dan bisa diperpanjang satu kali untuk 30 hari lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI menyampaikan berbagai agenda penting, seperti Festival Danau Toba pada Februari, Moto GP Lombok pada Oktober, dan Piala Dunia U-20 pada Mei-Juni.

Dia mengatakan bahwa target kunjungan pariwisata di Indonesia selama 2023-2024 adalah 1,4 miliar kunjungan wisatawan domestik dan 7,4 juta kunjungan wisatawan mancanegara, separuhnya ke Bali.

"Indonesia menargetkan 4,4 juta lapangan kerja baru di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Djauhari, menambahkan.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Wang Wenbin mengapresiasi persiapan pemerintah Indonesia dalam menyambut wisatawan China.

Persiapan tersebut sebagaimana disampaikan Wang dalam pengarahan pers di Beijing pada Kamis (12/1) adalah dengan mengerahkan pemandu wisata

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.