Megawati Minta Pemimpin Amalkan Pancasila
📅 Kamis, 14 Sep 2023, 01:40 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: istimewa
JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menyebut pemimpin lingkup pemerintahan harus mengamalkan Pancasila dengan penuh penghayatan. Menurutnya, mereka harus selalu bersatu padu dalam membangun bangsa dan negara sejalan dengan cita-cita Bangsa Indonesia.
"Kalian itu mbok ya jadi pemimpin di tempatnya masing-masing dan bekerja sama dengan yang lainnya. Sekarang egosentris itu berjalan lho ke mana-mana. Padahal kementerian itu seharusnya bersatu padu untuk membangun bangsa dan negara," ujar Megawati, dalam Pembinaan Ideologi Pancasila melalui Program Eksekutif Nasional (PIP-PEN) Tahun 2023 di Museum ANRI, Jakarta (12/09).
Dia mengajak para menteri dan pemimpin lembaga agat selalu bekerja keras. Menurutnya, hal tersebut penting agar Indonesia mampu menjadi negara maju yang paripurna. "Kalau kita benar-benar bekerja keras untuk membangun bangsa dan negara kita. Maka Indonesia itu menjadi salah satu negara ASEAN yang akan melompat menjadi negara maju," jelasnya.
Sebagai informasi, sebanyak 186 orang peserta yang terdiri dari para Menteri Koordinator, Menteri, Pejabat setingkat Menteri, Kepala LPNK, dan Pejabat Pimpinan Tinggi perwakilan kementerian/lembaga, Sekretaris Daerah di 38 Provinsi di seluruh Indonesia, perwakilan Rektor PTN, perwakilan partai politik mengikuti kegiatan yang berlangsung tanggal 12 sampai 13 September 2023 ini.
Kegiatan tersebut mengangkat topik antara lain, manivestasi dari aktualisasi TRISAKTI Bung Karno, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari/mandiri di bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam bidang kebudayaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Megawati menekankan agar semua unsur memaknai Pancasila dan mengaktualisasikannya dengan tindakan gotong royong. Menurutnya, saat ini Pancasila perlu digaungkan agar dimaknai dan dijalankan oleh para generasi penerus karena Pancasila lah yang menjadi dasar kokohnya Bangsa Indonesia untuk mencapai cita-cita yahg paripurna.
"Artinya, kita yang sebenarnya punya Pancasila tidak mengharhgai Pancasila itu sendiri. Padahal luar negeri mendambakan seperti apa yang diomongkan Bung Karno di To Build The World A New," katanya.
Dia mengungkapkan, Pancasila merupakan ideologi yang universal untuk menciptakan dan menjaga perdamaian dan kesejahteraan masyarakat di dunia. Menurutnya, Pancasila merupakan salah satu ideologi alternatif, bukan hanya bagi bangsa Indonesia, tapi bagi bangsa-bangsa di dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Megawati juga menitipkan pesan kepada para pemimpin agar menjadi pemimpin yang benar dan bersih, serta selalu ingat dan memaknai sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Menurutnya, para pemimpin harus mampu turun ke bawah untuk mendengar masukan masyarakat.
"Kalau demi bangsa dan negara. Kalau perlu datang ke kepala desa. Datang. Yang suka turun siapa aja sih ke daerah? Pemimpin-pemimpin kita itu piye sih? Bisanya mejeng. Ini kritik membangun lho. Saya tidak kritik orang. Saya mengkritik kerjanya," tandasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!