Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manny Pacquaio Didepak dari Partai Duterte

📅 Senin, 19 Jul 2021, 05:35 WIB | Oleh:
Manny Pacquaio Didepak dari Partai Duterte Doc: AFP/TED ALJIBE
Ket. Senator Manny Pacquaio

MANILA - Keretakan politik antara Senator Manny Pacquaio dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte semakin dalam setelah petinju terkenal itu didepak dari jabatan pemimpin partai politik yang mendukung Duterte pada Sabtu (17/7).

Pacquaio disingkirkan dari Partido Demokratiko Pilipino-Laban (PDP-Laban) karena ia bisa menjegal langkah anak perempuan dari Presiden Duterte, Sara Duterte-Carpio, mencalonkan diri jadi kandidat Presiden Filipina dalam pilpres mendatang.

Partai Laban kemudian memilih Menteri Energi, Alfonso Cusi, untuk memimpin partai. Saat pergantian kepemimpinan itu, Pacquaio sedang berada i Los Angeles, Amerika Serikat, untuk berlatih menghadapi pertandingan dengan juara dunia kelas welter, Errol Spence Jr.

Dalam pidatonya, Duterte menyatakan bahwa Pacquiao tidak tahu apa-apa tentang kepemimpinan di Partai Laban dan bertugas atas apa yang perintahkan oleh pemimpin terdahulu yaitu Senator Koko Pimentel, putra salah satu pendiri Laban.

Duterte pun mengatakan Pimentel melanggar aturan partai ketika dia mengundurkan diri sebagai presiden Partai Laban pada Desember dan alih-alih menyerukan pemungutan suara partai, ia malah menunjuk Pacquiao sebagai penjabat presiden.

Serang Cusi

Menanggapi didepaknya Pacquiao, para pendukung petinju itu menyebutkan manuver politik itu bak sebuah lelucon, ilegal dan tidak memiliki kekuatan dan efek. Pacquiao sendiri tidak menyerang balik Duterte, malah ia melayangkan kecaman pada faksi Cusi karena telah mementingkan isu politik daripada menanggapi laporan merebaknya varian Delta yang sudah menyebar di seluruh Filipina.

"Membendung varian harus menjadi prioritas pemerintah," ucap Pacquiao. "Jika Cusi dan sekutunya berpikir bahwa politik harus diprioritaskan daripada ini, silakan saja. Pada akhirnya, hanya ada satu pertanyaan yang perlu dijawab: Siapa yang akan didukung rakyat Filipina?" imbuh dia.

Pacquiao sendiri telah mengincar kursi kepresidenan, dan dia telah berusaha untuk menggalang dukungan dari Laban meskipun konon Duterte telah memintanya untuk mundur dari pencalonan.

Terkait pilpres, Sara Duterte-Carpio sendiri sudah mendapat dukungan dari setidaknya lima partai politik melalui koalisi kuat yang dipimpinnya. Sebuah jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan dia memimpin dengan selisih yang lebar. Dalam survei yang sama, ayahnya juga muncul sebagai calon wakil presiden teratas, tetapi perebutan calon wapres kali ini lebih ramai.ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Simulasi Pengamanan Pelaksa...
Ekonomi
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar,...
Nasional
Rapat Pembahasan Temuan Omb...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.