Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lebih dari Tiga Pekan di Huntara, Warga Korban Banjir Malalak Timur Mulai Menata Kehidupan

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 05:15 WIB | Oleh:
Lebih dari Tiga Pekan di Huntara, Warga Korban Banjir Malalak Timur Mulai Menata Kehidupan Doc: Antara Foto
Ket. Salah satu warga penghuni hunian sementara (huntara) Bukik Malanca menunjukkan kondisi huniannya saat ditemui di Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (16/3).

 Hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mulai beradaptasi dengan situasi baru setelah lebih dari tiga minggu menempati hunian tersebut.

Pantauan di bangunan huntara yang didirikan oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) bernama Huntara Bukik Malanca, pada Senin, beberapa keluarga korban bencana berbincang-bincang di luar rumah sembari menunggu adzan Magrib yang menandakan waktu berbuka puasa tiba.

Di kawasan huntara yang terdiri dari 14 unit tersebut, tampak sejumlah anak berusia sekitar lima hingga tujuh  tahun bermain di sekitar lokasi. Di sisi lain, beberapa warga terlihat sibuk menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa bersama keluarga.

Salah satu penghuni, Mardanis (59), kini menempati sebuah unit huntara berukuran sekitar 4x6 meter bersama empat anggota keluarganya. Ia mengaku mulai beradaptasi dengan kondisi tempat tinggal sementara itu. Meski belum sepenuhnya nyaman, ia mengaku kondisi di huntara jauh lebih nyaman di banding rumahnya.

Sebelum bencana melanda, dia menempati rumah dua lantai di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, yang menjadi salah satu daerah terdampak banjir  pada akhir November 2025.

Namun, musibah itu menghancurkan bagian belakang rumahnya, sementara bagian depan bangunan mengalami kerusakan serius dan dinilai tidak lagi aman untuk ditempati. Setelah bencana, Mardanis dan keluarganya sempat berpindah-pindah menumpang di rumah tetangga yang masih layak huni sebelum akhirnya menempati huntara.

Terkait bantuan, dia telah menerima bantuan sembako serta bantuan tunai dalam jumlah yang cukup. Meski demikian, ia berharap pembangunan hunian tetap bagi para korban dapat segera direalisasikan.

Camat Malalak, Ulya Satar, ditemui di kantornya mengatakan seluruh penghuni Huntara Bukik Malanca berasal dari Jorong Toboh dan Jorong Subarang Pakan Usang, Nagari Malalak Timur.

“Huntara sudah tiga minggu, sebelum bulan puasa ini telah ditempati oleh masyarakat, karena memang tujuan BNPB dan pemerintah kita sendiri huntara memang disiapkan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan,” ucap Ulya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.