Kuba Terapkan Masa Berkabung Nasional Usai 32 Warganya Tewas di Venezuela
📅 Senin, 05 Jan 2026, 16:07 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/RONALDO SCHEMIDT
HAVANA - Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel pada Minggu (4/1) mengumumkan dua hari masa berkabung nasional untuk 32 warga Kuba yang tewas selama serangan militer AS di Venezuela.
Ke-32 korban, yang dikerahkan atas permintaan otoritas Venezuela, sedang menjalankan misi atas nama Angkatan Bersenjata Revolusioner (Revolutionary Armed Forces) Kuba dan Kementerian Dalam Negeri Kuba, demikian disampaikan oleh Diaz-Canel.
Mereka tewas saat melawan serangan tersebut, sebagian korban gugur dalam pertempuran langsung dan sebagian lainnya akibat pengeboman, ungkap Diaz-Canel.
Dia menekankan bahwa kepahlawanan mereka mencerminkan persatuan rakyat Kuba dan komitmen Kuba terhadap solidaritas internasional.
Oleh karena itu, Diaz-Canel mengeluarkan dekret presiden yang menyatakan dua hari masa berkabung nasional dari Senin (5/1) hingga Selasa (6/1).
Selama periode tersebut, bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang di gedung-gedung publik dan institusi militer, serta semua pertunjukan publik dan kegiatan perayaan akan ditangguhkan. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!