Dinilai Masih Belum Stabil, AS Perintahkan Warganya Tinggalkan Venezuela
📅 Minggu, 11 Jan 2026, 22:31 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/MARTIN BERNETTI
WASHINGTON DC - Biro Urusan Konsuler Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Sabtu, memperingatkan bahwa seiring dengan dimulainya kembali penerbangan internasional, warga negara AS di Venezuela "harus segera meninggalkan negara itu."
Biro tersebut dalam sebuah unggahan di X mengatakan bahwa situasi keamanan di Venezuela "masih tidak stabil" dan adanya "laporan tentang kelompok-kelompok milisi bersenjata, yang dikenal sebagai colectivos, mendirikan blokade jalan dan memeriksa kendaraan untuk mencari bukti apakah ada yang berkewarganegaraan AS atau mendukung AS."
Warga negara AS diimbau untuk "tetap waspada dan berhati-hati" saat melakukan perjalanan darat, serta memantau komunikasi dan situs web maskapai penerbangan untuk mendapatkan informasi terbaru.
"Venezuela memiliki level Peringatan Perjalanan tertinggi -- Level 4: Jangan Bepergian -- karena adanya risiko serius bagi warga AS, termasuk penahanan ilegal, penyiksaan selama penahanan, terorisme, penculikan, penegakan hukum lokal secara sewenang-wenang, kejahatan, kerusuhan sipil, dan infrastruktur kesehatan yang buruk," papar biro tersebut.
AS melancarkan operasi militer berskala besar terhadap Venezuela pada 3 Januari dini hari waktu setempat, dan kemudian menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya. Serangan tersebut menuai kecaman dan kekhawatiran dari seluruh dunia. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!