Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Kecam AS yang Terus Labeli Negaranya Sebagai Ancaman

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Kecam AS yang Terus Labeli Negaranya Sebagai Ancaman Doc: AFP/KIM Won Jin
Ket. Kecam AS I Warga Korut menghadiri rapat umum yang mengecam AS di Pyongyang, Korut, pada 25 Juni lalu. Kantor berita KCNA pada Rabu (4/10) melaporkan bahwa Korut mengkritik strategi baru AS dalam melawan senjata pemusnah massal karena menggam­barkan Korut sebagai salah satu negara yang mereka anggap sebagai ancaman terus-menerus.

SEOUL - Korea Utara (Korut) mengkritik strategi baru Amerika Serikat (AS) dalam melawan senjata pemusnah massal karena menggambarkan negara tertutup tersebut sebagai salah satu negara yang mereka anggap sebagai ancaman terus-menerus, kantor beritaKCNAmelaporkan pada Rabu (4/10).

Dalam sebuah pernyataan, menurut laporanKCNA, juru bicara Kementerian Pertahanan Korut menuduh AS meningkatkan ancaman nuklir, mengutip latihan militer bersama dengan Korea Selatan (Korsel) dan mengirim kapal selam nuklir strategis.

"Militer Korut akan melawan militer AS dengan strategi respons yang paling luar biasa dan berkelanjutan," kata juru bicara tersebut seraya menegaskan bahwa deskripsi AS tersebut sebagai provokasi militer dan politik yang serius terhadap rezim Korut.

"Pernyataan itu mengatakan bahwa istilah ancaman yang terus-menerus paling cocok untuk AS, pemilik senjata pemusnah massal terbesar di dunia, yang telah meningkatkan ancaman nuklirnya terhadap Korut," tegas juru bicara itu.

Juru bicara itu juga mengatakan bahwa tindakan sembrono Washington DC yang mengerahkan kapal selam nuklir strategis ke Semenanjung Korea yang dilengkapi dengan hulu ledak nuklir yang cukup untuk menghancurkan sebuah negara, merupakan ancaman senjata pemusnah massal terbesar yang paling serius.

Korut pekan lalu mengadopsi amandemen konstitusi untuk menerapkan kebijakan kekuatan nuklirnya, seiring dengan janji pemimpin Kim Jong-un untuk mempercepat produksi senjata nuklir untuk mencegah apa yang disebutnya sebagai provokasi AS, menurut media pemerintah itu.

Sementara itu Kementerian Pertahanan Korsel mengkritik langkah tersebut dalam sebuah pernyataan pada Rabu, dengan mengatakan bahwa Pyongyang akan lebih terisolasi secara internasional, yang akan memperburuk penderitaan warga Korut.

"Setiap penggunaan senjata nuklir oleh Pyongyang akan mengakhiri rezim tersebut," ungkap kementerian tersebut, mengulangi pernyataan Presiden Yoon Suk-yeol bulan lalu.

Kementerian Pertahanan Korsel mengeluarkan peringatan tersebut dalam sebuah pernyataan pada Rabu dengan mengatakan bahwa Korsel dan AS akan tetap mempertahankan postur kesiapan gabungan yang dapat menanggapi serangan dari Korut.

Kementerian itu pun mengkritik pengungkapan ambisi Korut untuk mengembangkan kemampuan nuklirnya, meskipun kondisi rakyatnya yang menyedihkan dengan mengadopsi amandemen konstitusi yang mengabadikan kebijakan nuklirnya.

Provokasi Politik

Sementara itu paparan "Strategi 2023 untuk Melawan Senjata Pemusnah Massal" yang tidak dirahasiakan oleh Kementerian Pertahanan AS menyatakan Korut, Iran, dan organisasi ekstremis yang kejam tetap menjadi ancaman yang terus-menerus karena mereka terus mengejar dan mengembangkan kemampuan senjata pemusnah massal.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Korut juga mengkritik pernyataan strategi militer AS pada tanggal 28 September lalu karena menggambarkan Tiongkok sebagai tantangan dalam masa dekat dan Russia sebagai ancaman yang akut.

Tak hanya itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Korut juga menyebut bahwa pernyataan strategi militer AS itu sebagai provokasi politik terhadap negara-negara berdaulat yang independen.ST/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.