Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korlantas Polri: Kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk Dipicu Lonjakan Kendaraan Menyeberang

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 20:00 WIB | Oleh:
Korlantas Polri: Kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk Dipicu Lonjakan Kendaraan Menyeberang Doc: RRI/Yusuf Bagus
Ket. Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho

JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan terjadi kepadatan antrean kendaraan di kawasan penyeberangan Gilimanuk. Kepadatan tersebut terjadi akibat meningkatnya kendaraan yang akan menyeberang menuju Bali.

“Memang terjadi kepadatan ya, jadi belum sampai kategori macet. Kemungkinan karena ada pembatasan waktu antara Lebaran dan Nyepi,” ujar dia saat berada di Command Center KM 29, Bekasi, Minggu (15/3).

Ia mengatakan, antrean kendaraan di Gilimanuk masih dalam kategori kepadatan. Kondisi tersebut, kata Agus, berbeda dengan kemacetan karena kendaraan masih bergerak menuju pelabuhan.

“Kalau antre itu menunggu untuk menyeberang. Kalau macet itu tersendat di perjalanan,” kata dia.

Agus menjelaskan, kepadatan terjadi karena masyarakat memilih menyeberang lebih awal menjelang periode Lebaran. Banyak pemudik memanfaatkan penyeberangan Ketapang menuju Gilimanuk sejak beberapa hari terakhir.

“Dari Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan kapal untuk penambahan itu mengantisipasi. Kami sudah koordinasi untuk mempercepat proses penyeberangan,” ucap dia.

Korlantas Polri bersama instansi terkait terus memantau kondisi lalu lintas di jalur menuju pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak meskipun terjadi antrean.

“Jadi sampai saat ini alhamdulillah belum ada kemacetan. Tetapi kalau kepadatan atau antrean panjang memang terjadi,” ujar dia.

Sebelumnya, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, mengatakan layanan penyeberangan terus dioptimalkan. ASDP juga menambah jumlah kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang-Gilimanuk.

“Sebanyak 35 kapal dioperasikan secara nonstop selama 24 jam melayani kendaraan dan penumpang. ASDP juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pengguna jasa,” ujar dia.

Windy Andale menjelaskan, penambahan kapal dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penyeberangan kendaraan.

“Selain penambahan armada, enam kapal menerapkan pola operasional TBB. Kapal tiba langsung bongkar muatan dan kembali berlayar tanpa memuat kendaraan,” kata dia.

ASDP, kata Windy, juga mengoptimalkan operasional dermaga di kedua pelabuhan untuk mendukung kelancaran penyeberangan. Total terdapat 17 dermaga aktif di lintasan Ketapang dan Gilimanuk.

“Koordinasi lintas stakeholder terus dilakukan agar antrean kendaraan dapat tertangani dengan baik. Pelayanan kepada pengguna jasa diharapkan tetap berjalan optimal,” ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.