Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korea Selatan Berhasil Melakukan Transplantasi Rahim

📅 Minggu, 19 Nov 2023, 19:00 WIB | Oleh:
Korea Selatan Berhasil Melakukan Transplantasi Rahim Doc: istimewa
Ket. Tim bedah multidisiplin dari Samsung Medical center melakukan transplantasi rahim pada seorang wanita Korea pada bulan Januari.

SEOUL - Sebuah tim medis di Korea Selatan baru-baru ini berhasil melakukan transplantasi rahim pertama di negara tersebut pada seorang wanita berusia 35 tahun yang lahir dengan rahim tidak berfungsi.

Dikutip dari The Straits Times, tim multidisiplin dari Samsung Medical Center melakukan operasi pada Januari 2023 dengan menggunakan rahim dari donor yang telah meninggal dan menyatakan prosedur tersebut berhasil setelah pasien berada dalam kondisi stabil selama lebih dari 10 bulan.

Pasien tersebut didiagnosis mengidap sindrom Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser, suatu kondisi yang mempengaruhi sekitar satu dari 5.000 wanita saat melahirkan dan ditandai dengan rahim yang kurang berkembang atau tidak ada.

"Dia sebelumnya telah menjalani satu transplantasi yang gagal dan kemudian diangkat dua minggu setelah operasi," kata jurnalis The Straits Times,Wallace Woon.

Bagi pasien dan tim medis, operasi itu sendiri hanyalah setengah dari perjuangan. Meskipun hasil transplantasi cukup menjanjikan, keberhasilan transplantasi rahim tidak hanya ditentukan oleh penerimaan organ, tetapi juga kelahiran bayi yang sehat.

"Transplantasi rahim tidak dimaksudkan untuk bersifat permanen dan dilakukan melalui pembedahan setelah satu atau dua kehamilan untuk menghindari pasien bergantung pada obat imunosupresif, yang diperlukan untuk mencegah tubuh menolak rahim yang ditransplantasikan," ujar Woon.

Transplantasi rahim masih dianggap sebagai operasi eksperimental di seluruh dunia. Transplantasi rahim pertama yang berhasil menghasilkan kelahiran bayi yang sehat dilakukan di Swedia pada tahun 2014. Tim medis di beberapa negara lain, termasuk Inggris, Jerman dan India, juga telah melakukan transplantasi yang berhasil.

Selain keunikan operasinya, prosedur ini juga mahal dan tidak ditanggung oleh polis Asuransi Kesehatan Nasional Korea Selatan.

Namun demikian, bagi perempuan tidak subur yang ingin melahirkan anak kandung, transplantasi rahim saat ini merupakan satu-satunya pilihan mereka, karena melahirkan melalui ibu pengganti, sebuah proses di mana orang lain mengandung atas nama orang tua yang dituju, saat ini tidak diakui oleh hukum Korea Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.