Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korea Selatan Akan Terbitkan UU Larangan Makan Daging Anjing

📅 Minggu, 17 Sep 2023, 11:08 WIB | Oleh:
Korea Selatan Akan Terbitkan UU Larangan Makan Daging Anjing Doc: RT/AP/Ahn Young-joon
Ket. Aktivis hak-hak binatang Korea Selatan mengurung diri di dalam kandang selama kampanye menentang budaya makan daging anjing di Korea Selatan di Seoul, 11 Agustus 2017.

JAKARTA - Anggota parlemen Korea Selatan berencana memperkenalkan undang-undang larangan penjualan dan konsumsi daging anjing.

Mengkonsumsi daging anjing menjadi tradisi dan kebiasaan kontroversial yang berusia berabad-abad masyarakat Korsel yang saat ini tidak dilarang secara eksplisit atau dilegalkan.

Menurut laporan media yang dilansir RT, undang-undang tersebut diusulkan oleh oposisi utama Partai Demokrat pada Kamis (14/9) dan mendapat dukungan dari partai berkuasa Partai Kekuatan Rakyat, cukup suara untuk meloloskan RUU tersebut.

"Sekitar 10 juta rumah tangga di Korsel memelihara hewan peliharaan. Sekarang adalah waktunya untuk mengakhiri mengkonsumsi daging anjing," kata ketua komite kebijakan partai berkuasa, Park Dae-chul, seperti dikutip Bloomberg.

Park, yang juga merupakan ketua pembuat kebijakan partai, menggunakan istilah "RUU Kim Keon Hee" mengacu pada ibu negara, Kim Keon Hee, yang telah berkampanye untuk mengakhiri praktik makan daging anjing di negaranya.

Namun, penamaan tersebut memicu kritik dari beberapa anggota partai, yang menyebutnya "tidak murni" dan menuduh Park sebagai penjilat.

Ibu negara secara terbuka mendukung larangan semua jenis perdagangan dan konsumsi daging anjing. Bulan lalu dia mendesak Majelis Nasional untuk membuat undang-undang yang mengakhiri budaya kontroversial di negaranya dan berjanji untuk berkampanye dan melakukan upaya untuk mengakhiri konsumsi daging anjing.

"Manusia dan hewan harus hidup berdampingan," katanya pada konferensi pers yang digelar kelompok masyarakat pada akhir Agustus lalu. "Kegiatan (penjualan) daging anjing illegal harus diakhiri," katanya.

Konsumsi daging anjing merupakan kebiasaan berabad-abad di Semenanjung Korea.Selama beberapa tahun terakhir, masyarakat telah berhenti mengonsumsi daging anjing di tengah kesadaran masyarakat akan hak-hak hewan dan kekhawatiran terhadap citra Korea Selatan di mata internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah peternakan di Korea Selatan telah berkurang setengahnya, namun masih ada sekitar 700.000 hingga satu juta anjing yang disembelih setiap tahunnya, jumlah tersebut menurun dibandingkan pada dekade lalu, menurut asosiasi peternak anjing.

Upaya pemerintah sebelumnya untuk melarang industri daging anjing ditentang oleh para peternak anjing dan pemilik restoran karena takut kehilangan mata pencaharian. Para peternak berpendapat, anjing yang diternakkan untuk diambil dagingnya berbeda dengan hewan peliharaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.