Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Kabupaten Bandung Barat Bertambah Jadi Lima Orang
📅 Jumat, 15 Des 2023, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antarafoto
BANDUNG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi, Jawa Barat mencatat korban kecelakaan lalu lintas kereta pengumpan (feeder) Whoosh di Kabupaten Bandung Barat yang menabrak sebuah mobil bertambah satu orang, sehingga total jumlah korban meninggal menjadi lima orang.
Kepala Bidang Pelayanan RSUD Cibabat Cimahi Lina Muliani mengatakan, tambahan satu korban tersebut setelah mendapatkan perawatan intensif dan meninggal pada pukul 08.55 WIB.
"Dari informasi kecelakaan lalu lintas ini, korban meninggal bertambah satu orang menjadi lima korban meninggal dunia," kata Lina di Cimahi, Jumat (15/12).
Lina menjelaskan, saat ini masih terdapat satu korban luka-luka yang menjalani perawatan dengan kondisi mengalami cedera di bagian kepala.
"Untuk korban sendiri yang masih dalam perawatan itu tergolong dengan cedera kepala berat," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan bahwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di perlintasan kereta api tidak terjaga di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (14/12) itu masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kita masih akan melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian perkara -TKP -, apakah ada yang melarang mobil untuk tidak melintas dulu, kita akan dalami lebih lanjut," kata Aldi.
Aldi menambahkan, kejadian tersebut berawal saat kereta feeder sedang melaju pada sekitar pukul 12.43 WIB. Di saat bersamaan, terdapat juga mobil yang hendak lewat dan sempat terseret sejauh 500 meter dari titik perlintasan kereta api.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan PT KAI untuk mendalami kejadian tersebut guna mengantisipasi agar kecelakaan seperti ini tidak terjadi kembali.
"Nanti kami akan koordinasi dengan KAI terkait hal ini, agar kedepannya jangan sampai terjadi korban-korban lagi," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!