Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kontingen DKI Jakarta Jadikan PON Bela Diri Sebagai Pemanasan PON 2028

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 19:21 WIB | Oleh:
Kontingen DKI Jakarta Jadikan PON Bela Diri Sebagai Pemanasan PON 2028 Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Pertandingan Taekwondo yang berlangsung di Djarum Arena Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

KUDUS - Kontingen DKI Jakarta menjadikan ajang PON Bela Diri 2025 yang berlangsung di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sebagai ajang persiapan dan evaluasi menuju PON XXII/2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Ketua Umum III KONI DKI Jakarta Fatchul Anas di Kudus, Selasa (14/10), menyebutkan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan, promosi, dan degradasi atlet untuk membentuk tim utama untuk PON mendatang.

"PON Bela Diri 2025 ini juga menjadi ajang promosi dan degradasi bagi atlet, sebagai salah satu bentuk pembinaan terhadap atlet untuk persiapan menuju PON XII/2028," ujar Fatchul Anas saat ditemui di sela mendampingi para atlet melakoni pertandingan di Djarum Arena Kaliputu, Kabupaten Kudus.

Hingga hari ini (14/10), kontingen DKI Jakarta telah mengumpulkan total 23 medali, terdiri dari delapan emas, lima perak, dan sepuluh perunggu.

Meski demikian, Fatchul menilai hasil sementara ini masih merupakan tahap awal dan belum bisa dijadikan patokan untuk target akhir.

"Ini masih awal, jadi kita belum bisa melihat apakah nanti bisa mengejar atau tidak. Tapi yang pasti, kami tetap memberikan semangat kepada atlet-atlet dan cabang olahraga yang masih bertanding," ujarnya.

Menurut dia seluruh atlet juga dipersiapkan dengan serius meski ajang PON Bela Diri ini bukan menjadi sasaran utama. Fokus utama tetap tertuju pada PON 2028 di NTB dan NTT, di mana DKI Jakarta bertekad memperbaiki posisi dan memperkuat dominasi.

"Terus terang saja, ini bukan sasaran utama kita. Sasaran utama tetap PON di NTT dan NTB. Tetapi setiap pertandingan tetap kami persiapkan dengan serius," ujarnya.

Lebih lanjut, Fatchul menjelaskan bahwa hasil dari PON Bela Diri 2025 akan menjadi bahan evaluasi penting dalam sistem promosi dan degradasi atlet menjelang PON mendatang. Sehingga atlet tidak merasa berada di zona nyaman, mengingat performa tiga tahun ke depan akan sangat menentukan posisi mereka di tim utama.

Sejauh ini, cabang olahraga judo dan taekwondo menjadi penyumbang medali bagi kontingen DKI Jakarta. Sementara itu, cabang tarung derajat, pencak silat, sambo, Ju Jitsu, Wushu, dan Shorinji kempo masih berpeluang menambah perolehan medali emas.

Pada PON sebelumnya di Aceh-Sumut, DKI Jakarta menempati peringkat kedua klasemen akhir dengan 184 emas, 150 perak, dan 145 perunggu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.