Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komunitas Conception Menambah Kosa Kata

📅 Senin, 10 Jun 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Komunitas Conception Menambah Kosa Kata Doc: World History/Kim Martin

Di sebelah utara lingkungan Kudeejeen di Bangkok, Thailand, terdapat area lain tempat pedagang Portugis diberi tanah oleh raja Thailand. Pada 1674 M, Raja Narai yang Agung (memerintah tahun 1656-1688 M) mengizinkan pembangunan gereja di tanah pribadinya di tempat yang sekarang disebut Jalan Samsen di Distrik Dusit.

Raja Ayutthaya menyambut para misionaris, baik dari Portugis maupun Prancis, dan mendukung kebebasan beragama. Gereja Immaculate Conception (juga dikenal sebagai Wat Khamen) yang dapat dikunjungi saat ini, dibangun dengan gaya Neo-Romawi pada tahun 1847 M dan dianggap sebagai gereja tertua di Thailand.

Selama berabad-abad gereja kayu asli, yang hancur ketika Burma menyerang Ayutthaya pada tahun 1767 M, dibangun kembali beberapa kali, dan pada tahun 1785 M menjadi tempat perlindungan spiritual bagi para pengungsi Khmer yang melarikan diri dari perang saudara di Kamboja.

Pada 1832 M, gereja tersebut juga melindungi orang-orang Vietnam yang meninggalkan negara mereka karena penganiayaan agama. Orang-orang Vietnam membantu memperluas gereja dan bergabung dengan jemaat Portugis, sehingga Gereja Immaculate Conception mendapat nama lain yaitu Bot Buan Yuan (Gereja Desa Vietnam).

Pembangunan kembali pada tahun 1847 M diawasi oleh misionaris Prancis yang berpengaruh, Monsignor Pallegoix (1805-1862 M), yang mengajarkan bahasa Latin kepada Pangeran Mongkut (1804-1868 M). Pangeran muda itu naik takhta pada tahun 1851 M sebagai Raja Rama IV (memerintah 1851-1868 M).

Salah satu versi asli gereja ini, yang disebut Gereja Kecil atau Wat Noi, bisa jadi merupakan bangunan tua yang berada di belakang gereja saat ini. Bagian depan gereja menghadap ke Sungai Chao Phraya dan hal pertama yang akan dilihat di halaman adalah bebatuan yang didedikasikan untuk Perawan Maria.

Bagian dalamnya adalah gereja Katolik Roma tradisional yang menampilkan patung-patung yang dibawa dari Portugal. Banyak keturunan pedagang Portugis yang membangun gereja asli, dimakamkan di pemakaman yang berdekatan. Pada tahun 1883 M, menara lonceng Neo-Romawi ditambahkan oleh arsitek Austria, Joachim Grassi (1837-1904 M).

Bahasa Portugis telah memengaruhi beberapa kata dalam bahasa Thailand modern. Kata Thailand untuk roti yaitu pang, ternyata berasal dari kata Portugis pão. Kata-kata yang diadopsi dari bahasa asing dikenal sebagai kata pinjaman atau kata serapan. Sabun adalah contoh lainnya. Sabun disebut sapao dalam bahasa Portugis dan saboo dalam bahasa Thailand.

Banyak makanan penutup berbahan dasar telur Thailand yang terkait erat dengan makanan lezat Portugis. Fios de ovos adalah penganan tradisional Portugis yang juga dikenal sebagai rambut malaikat dan terbuat dari kuning telur yang ditarik menjadi untaian tipis seperti pasta dan kemudian direbus dalam sirup gula. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.