Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kolaborasi Sumsel: Promosi Bersama Pemkab Diharapkan Dongkrak Pariwisata

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kolaborasi Sumsel: Promosi Bersama Pemkab Diharapkan Dongkrak Pariwisata Doc: ANTARA/Yudi Abdullah
Ket. Sungai Musi dan Jembatan Ampera, objek wisata unggulan Kota Palembang, Sumatera Selatan.

PALEMBANG – Promosi pariwisata daerah menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan membuka lapangan kerja di sektor jasa.

Efektivitas promosi tidak hanya diukur dari frekuensi iklan atau kampanye digital, tetapi juga dari kemampuan daerah menonjolkan keunikan budaya, alam, dan atraksi khas yang membedakannya dari destinasi lain.

Selain itu, promosi yang terintegrasi dengan ekosistem pariwisata—mulai dari transportasi, akomodasi, hingga layanan lokal—dapat meningkatkan pengalaman pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik destinasi secara berkelanjutan.

Analisis data kunjungan, perilaku wisatawan, dan tren global juga penting agar strategi promosi lebih tepat sasaran dan efisien. Tanpa pendekatan ini, promosi berisiko menjadi kegiatan formalitas, bukan penggerak pertumbuhan ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggalakkan kegiatan promosi bersama pemerintah kabupaten (pemkab) dan pemerintah kota (pemkot) di provinsi setempat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

"Promosi bersama mengenai keunggulan potensi pariwisata 17 kabupaten dan kota penting digalakkan agar semakin dikenal dan menarik lebih banyak wisatawan berkunjung ke provinsi ini," kata Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang di Palembang, Senin (7/4).

Menurut dia, pihaknya bersama pemerintah kabupaten dan kota di Sumsel berupaya meningkatkan kegiatan promosi pariwisata unggulan masing-masing daerah sehingga dapat menarik wisatawan lokal/nusantara dan mancanegara sebanyak-banyaknya ke provinsi ini.

"Masing-masing daerah di 17 kabupaten/kota di wilayah Sumsel memiliki keunggulan pariwisata, potensi tersebut perlu gencar dipromosikan agar bisa menarik minat wisatawan nusantara dan mancanegara untuk mengunjunginya," ujarnya.

Dia menjelaskan, keindahan alam, keunikan budaya dan makanan khas daerah perlu terus dipromosikan sehingga bisa menarik wisatawan untuk mengunjungi dan menikmatinya.

Sebagai gambaran, di Kota Palembang terdapat potensi wisata air Sungai Musi dengan sejumlah bangunan bersejarah di sekitarnya, seperti Benteng Kuto Besak (BKB) dan Jembatan Ampera menjadi objek atau destinasi wisata yang paling diminati wisatawan.

Kemudian Kota Pagaralam dengan keindahan alam pegunungan, Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan peninggalan prasejarah, Kota Lubuklinggau memiliki objek wisata air terjun, serta keunggulan pariwisata, seni, dan budaya daerah lainnya yang jika dipromosikan terus-menerus akan menarik minat orang untuk berkunjung.

Kegiatan promosi potensi wisata tersebut harus lebih gencar lagi sehingga wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri yang merencanakan perjalanan wisata memasukkan wilayah Sumsel menjadi salah satu daerah yang dilirik untuk dikunjungi.

Kegiatan promosi pariwisata yang bisa dilakukan bersama seperti melakukan festival dan pertunjukan seni budaya 17 kabupaten dan kota, serta pameran ekonomi kreatif di dalam dan luar negeri.

Mengenai jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara yang berkunjung ke daerah ini, berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel pada 2025 sekitar 26 juta orang dan pada tahun ini bisa meningkat hingga di atas 30 juta wisatawan,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.