Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Mencekam, Puting Beliung Sapu 27 Rumah di Cikarang, Atap Terbang hingga Pohon Tumbang Timpa Warga

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 03:10 WIB | Oleh:
Bekasi Mencekam, Puting Beliung Sapu 27 Rumah di Cikarang, Atap Terbang hingga Pohon Tumbang Timpa Warga Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melakukan asesmen pada salah satu rumah terdampak musibah angin puting beliung di Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Selasa (31 Maret 2026).

KABUPATEN BEKASI - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memicu terjadinya angin puting beliung yang menerjang permukiman warga di Kecamatan Cikarang Pusat dan Cikarang Selatan, Selasa (31/3).

Sebanyak 27 rumah dilaporkan mengalami kerusakan mulai dari skala ringan hingga berat akibat terpaan angin kencang serta tertimpa pohon tumbang, dengan dampak terparah terpantau di Desa Cicau dan Desa Ciantra. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi segera menerjunkan personel untuk melakukan asesmen cepat dan menyalurkan bantuan logistik, sembari mengimbau masyarakat untuk tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan di tengah kondisi cuaca yang masih fluktuatif.

Sekretaris Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Narto, di Cikarang, Selasa, mengatakan sebanyak 16 rumah di wilayahnya mengalami kerusakan, baik akibat terpaan angin kencang maupun tertimpa pohon tumbang saat kejadian berlangsung.

Ia menyebut lokasi terdampak terparah berada di Kampung Cicau PLN RT 02/05, di mana satu rumah yang dihuni dua kepala keluarga kehilangan atap dapur dan bagian depan bangunan beserta rangkanya.

Salah satu warga terdampak, Sarwan, mengatakan peristiwa terjadi saat hujan deras melanda wilayahnya sekitar pukul 15.00 WIB, disertai angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

Ia mengaku tidak sempat mengantisipasi kejadian tersebut hingga bagian atap rumahnya tersapu angin, menyebabkan kerusakan pada dapur dan bagian depan rumah dalam waktu singkat.

“Atap dapur dan bagian depan rumah terlepas beserta rangkanya. Kami sempat panik karena orang tua sedang sakit, sehingga harus segera dievakuasi meski angin hanya berlangsung sebentar,” katanya.

Peristiwa serupa juga terjadi di Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, dengan total 11 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, termasuk beberapa fasilitas milik pemerintah desa setempat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriyadi, mengatakan petugas telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Ia menambahkan BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa guna memastikan penanganan berjalan cepat serta kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

Dodi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut, meskipun kerusakan material yang ditimbulkan tergolong cukup signifikan di kedua wilayah terdampak.

Pihaknya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, termasuk angin puting beliung, banjir, dan tanah longsor.

“Warga diminta tetap siaga, melakukan evakuasi sedini mungkin bila diperlukan, serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan atau penanganan lebih lanjut,” katanya. (KR-PRA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.