Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Ini Harus Tuntas, Ratusan Aparat Gabungan Bantu Relokasi Warga TPU Kebon Nanas ke Rusunawa

📅 Senin, 12 Jan 2026, 14:15 WIB | Oleh:
Hari Ini Harus Tuntas, Ratusan Aparat Gabungan Bantu Relokasi Warga TPU Kebon Nanas ke Rusunawa Doc: antara foto
Ket. Aparat gabungan membantu memindahkan barang saat relokasi warga TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur.

JAKARTA - Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk membantu proses pemindahan warga dari lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), ke sejumlah rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

"Sebanyak 400 Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) kami kerahkan untuk membantu warga yang akan pindah ke rusun," kata Camat Jatinegara Endang Kartika di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, Senin (12/1).

Pemindahan itu dilakukan secara bertahap dan ditargetkan tuntas hari ini karena merupakan batas akhir pemindahan. Secara keseluruhan, terdapat 40 kepala keluarga dengan 235 jiwa yang direlokasi dari TPU Kebon Nanas.

Selain personel, sebanyak 26 truk besar, tujuh kendaraan dinas operasional (KDO), 10 bus sekolah, dan 10 kendaraan jajaran kelurahan juga dikerahkan untuk mengangkut warga beserta barang-barang mereka.

"Hari ini tuntas, hanya pelaksanaannya bertahap karena warga sangat antusias. Namun, kami pastikan semuanya selesai hari ini," ujar Endang.

Proses relokasi itu melibatkan unsur Kecamatan Jatinegara, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, serta petugas PPSU dan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Pertamanan.

Menurut Endang, seluruh personel gabungan itu membantu warga, mulai dari pengemasan dan pengangkutan barang, hingga memastikan proses pemindahan berjalan tertib dan lancar.

Kehadiran ratusan petugas tersebut juga bertujuan mengantisipasi penumpukan warga mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang akan menempati hunian baru.

Warga yang direlokasi itu akan menempati sejumlah rusunawa yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta, di antaranya Rusun Pulogebang, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Muara, Jatinegara Kaum, Pondok Bambu, Pulojahe, hingga Rusun Perkampungan Industri Kecil (PIK). Sementara itu, warga yang masih berstatus bujangan dipindahkan ke Rusun PIK.

"Ada beberapa rusun yang disiapkan untuk relokasi warga, ada pembagiannya," ucap Endang.

Dia menjelaskan meskipun proses pemindahan dilakukan secara bertahap, seluruh warga yang terdata dipastikan dapat direlokasi pada hari ini.

Relokasi tersebut merupakan bagian dari upaya penataan kawasan TPU Kebon Nanas agar sesuai dengan peruntukannya.

Endang pun berharap pemindahan ke rusunawa tersebut dapat memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi warga, sekaligus menciptakan lingkungan TPU yang lebih tertib dan terjaga.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur memberikan batas waktu relokasi hingga 12 Januari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.