Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kodam II Sriwijaya Siapkan Pembangunan Markas Yonif TP di OKU Selatan

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 08:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kodam II Sriwijaya Siapkan Pembangunan Markas Yonif TP di OKU Selatan Doc: ANTARA
Ket. Personel TNI saat meninjau lahan seluas 100 hektare di Desa Tunas Jaya, Rabu (29/4/2026).

MUARADUA – Kodam II/Sriwijaya menyiapkan pembangunan markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) bidang pertanian di Desa Tunas Jaya, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan.

"Pembangunan batalyon pertanian ini sudah disetujui Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis untuk segera direalisasikan," kata Asisten Logistik Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Czi Solikhin saat meninjau lahan seluas 100 hektare di Desa Tunas Jaya, Rabu (29/4).

Solikhin menjelaskan, peninjauan lokasi tersebut bertujuan untuk menegaskan posisi strategis Desa Tunas Jaya sebagai pusat pengembangan pertanian. Langkah ini diambil guna mendukung program nasional di sektor pangan sekaligus mendorong pembangunan infrastruktur wilayah.

Program Yonif TP merupakan kebijakan pemerintah pusat yang akan diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. Satuan ini nantinya akan diperkuat oleh sekitar 1.000 personel dan dilengkapi dengan berbagai kompi pendukung, meliputi kompi konstruksi, kompi pertanian, dan kompi kesehatan.

Kolonel Solikhin memerinci bahwa kompi konstruksi dirancang menjadi mitra strategis bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perkim OKU Selatan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Sementara itu, kompi pertanian akan menjadi garda terdepan dalam mendukung target pemerintah pusat mewujudkan swasembada pangan. Adapun kompi kesehatan bertugas membuka akses layanan medis bagi warga di desa-desa terpencil yang berada di sekitar markas.

"Konsepnya adalah TNI masuk desa, tinggal di desa, dan membangun desa. Personel akan berbaur langsung dan bekerja bersama warga," jelasnya.

Keberadaan batalyon ini diyakini akan membawa dampak signifikan, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang lapangan kerja, serta memperkuat stabilitas wilayah di perbatasan antara Sumatera Selatan dan Lampung.

Asisten I Setda Pemkab OKU Selatan Joni Rafles menyatakan bahwa kehadiran 1.000 prajurit di markas batalyon tersebut diproyeksikan menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat di Kecamatan Buana Pemaca.

Pemerintah daerah setempat memberikan dukungan penuh, mulai dari percepatan proses perizinan, penyiapan akses jalan menuju lokasi, hingga pendataan lahan.

"Pada prinsipnya, Pemkab OKU Selatan siap berkolaborasi. Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pembangunan batalyon ini dapat cepat terealisasi," ujar Joni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.