KNPI Dorong Penguatan DPD RI dan Otonomi Daerah
📅 Senin, 29 Jul 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Agatha Olivia Victoria
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama mendorong penguatan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan otonomi daerah agar tidak terjadi disintegrasi bangsa.
Menurutnya, tugas dan fungsi DPD RI selama ini masih lemah dan terkesan hanya menjadi sekadar penghias di parlemen, sehingga diharapkan adanya revisi undang-undang untuk memperkuat peran dan fungsi DPD RI dan otonomi daerah.
"DPD harus diperkuat, otonomi daerah juga harus diperkuat, terutama oleh gerakan pemuda di seluruh Indonesia," kata Haris dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 KNPI di Jakarta, Sabtu (27/7) malam.
Haris menginginkan DPD RI memiliki peran dalam menguatkan kepala daerah agar seluruh daerah di Indonesia bisa mendapatkan otonomi penuh dalam mengelola sumber daya alam (SDA) di daerah masing-masing.
Dengan begitu, harap dia, kepala daerah yang dipilih langsung rakyat dapat menentukan kebijakan sendiri dalam menyejahterakan rakyat, sehingga tak perlu lagi mendapat intervensi dari pemerintah pusat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mencontohkan, salah satunya seperti izin usaha pertambangan (IUP) di mana kepala daerah hanya memberikan rekomendasi.
Sementara itu, Mantan Menkopolhukam Mahfud MD menilai momentum HUT KNPI ke-51 merupakan momen untuk melakukan refleksi dan kontemplasi. Pemuda, pesan dia, harus mau berkorban dan besatu menjaga NKRI, dengan memperjuangkan keadilan, hukum, dan demokrasi.
Untuk itu, kata dia, tugas semua pemuda mengambil pelajaran dari sejarah serta bersatu menjaga bangsa besar yang plural dengan sumber daya manusia (SDM) dan SDA yang melimpah untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!