Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah Ajak HIPMI Womenpreneur Perkuat Ekonomi Jatim: Dari APBD Rp32 T hingga PDRB Rp3.200 T

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 18:06 WIB | Oleh:
Khofifah Ajak HIPMI Womenpreneur Perkuat Ekonomi Jatim: Dari APBD Rp32 T hingga PDRB Rp3.200 T Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat pelantikan pengurus periode 2025-2028 di Surabaya, Kamis (25/9).

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Womenpreneur memperkuat sinergi dan produktivitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menekankan kontribusi sektor nonpemerintah sangat signifikan, mengingat APBD Jatim hanya sekitar 1 persen dari total PDRB yang mencapai Rp3.200 triliun pada 2024.

Gubernur Khofifah pada pelantikan pengurus HIPMI Womenpreneur periode 2025-2028 di Surabaya, Kamis mengatakan berdasarkan data BPS Jatim, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim di Tahun 2024 nilainya mencapai Rp 3.200 Triliun.

Sementara nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim di tahun yang sama tercatat Rp32 triliun atau hanya 1 persen dari PDRB.

"Kalau digabung seluruh kabupaten/kota, anggaran menjadi Rp140 triliun atau setara 4,3 persen. Ini artinya betapa signifikan kontribusi dari seluruh sektor non pemerintah," katanya.

Menurut Khofifah, sinergi lintas sektor juga diperlukan untuk menjaga iklim berusaha yang kondusif di Jawa Timur. Pemerintah provinsi telah membangun iklim berusaha melalui semboyan "Guyub Rukun".

Ia menekankan HIPMI Womenpreneur harus membangun produktivitas yang dapat menguatkan kebesaran Majapahit, bukan hanya secara teritori, melainkan juga dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Khofifah juga mengajak HIPMI Womenpreneur berpartisipasi dalam misi dagang yang digelar setiap bulan di berbagai provinsi sebagai sarana membangun konektivitas ekonomi sekaligus persaudaraan antarwilayah.

Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jatim Ahmad Salim Assegaf menyebut pelantikan ini simbol semangat baru, sekaligus optimisme HIPMI Womenpreneur mampu menjadi katalisator ekonomi dan ruang inspirasi bagi perempuan pengusaha.

"Mari kita buktikan perempuan pengusaha menjadi katalisator ekonomi di Jawa Timur maupun Indonesia," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Womenpreneur BPD Jatim Margaret Srijaya menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan menyatakan siap menggerakkan perempuan pengusaha agar terus maju, berdampak, dan sukses.

"Saya yakin perempuan pengusaha mempunyai cara tersendiri untuk terus maju, berdampak dan sukses," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.