Ketegangan Tiongkok-Australia Mereda, PM Li Qiang Diundang ke Canberra
📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Hector RETAMAL
SAN FRANCISCO - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan pada Jumat (17/11), ia telah mengundang Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang untuk berkunjung ke negaranya seiring dengan membaiknya hubungan kedua negara.
Albanese yang mengunjungi Beijing pada awal November, bertemu dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping untuk kedua kalinya bulan ini pada pertemuan puncak Lingkar Pasifik di San Francisco.
"Kami berbicara (tentang) Perdana Menteri Li yang akan datang ke Australia tahun depan setelah pertemuan terakhir telah dilanjutkan," kata Albanese kepada wartawan di forum Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).
Albanese mengatakan, dia juga meminta Xi untuk menghapus sisa pembatasan perdagangan produk Australia.
Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Australia namun hubungan keduanya anjlok pada 2020 ketika Beijing memberikan tekanan ekonomi yang besar, yang dianggap sebagai kekuatan Asia yang memberikan peringatan kepada negara-negara Barat lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintahan Australia yang saat itu konservatif dan sejalan dengan sikap AS, telah melarang raksasa teknologi Tiongkok, Huawei, melakukan kontrak 5G dan menyerukan penyelidikan terkait asal usul Covid-19 yang pertama kali terdeteksi di Tiongkok.
Tiongkok menanggapinya dengan menerapkan tarif terhadap berbagai komoditas Australia termasuk batu bara, jelai, dan anggur.
Tiongkok telah mengubah arah dan menghapus sebagian besar pembatasan sejak Albanese dari Partai Buruh, mulai menjabat sebagai PM Australia pada Mei tahun lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat menyambut Albanese di Beijing, Xi mengatakan kedua negara bisa menjadi "mitra yang dapat dipercaya" pada berbagai isu.
Xi juga bertemu Albanese di sela-sela KTT APEC dan dengan para pemimpin lain yang memiliki perbedaan pendapat yang mendalam, termasuk Presiden AS Joe Biden dan PM Jepang Fumio Kishida.
Beberapa pengamat melihat Xi berusaha menunjukkan sisi yang lebih lembut ketika ia berupaya untuk fokus pada tantangan ekonomi yang kuat di Tiongkok.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!