Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, 126 Kelompok Masyarakat Ini Membantu Awasi Laut Papua dari Penggunaan Peledak

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, 126 Kelompok Masyarakat Ini Membantu Awasi Laut Papua dari Penggunaan Peledak Doc: ANTARA/HO/Dokumentasi
Ket. Nelayan di Papua.

Jayapura - Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Iman Djuniawal menyebutkan saat ini tercatat 126 kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) membantu mengawasi perairan dan laut di Papua dari penggunaan bahan peledak dan berbahaya saat menangkap ikan.

Kelompok masyarakat pengawas itu dibentuk dengan surat keputusan dari kepala kampung dan keberadaannya di dinas perikanan setempat.

"Pokmaswasbertugas mengawasi pantai atau perairan di sekitar kampungnya dari nelayan yang menggunakan bahan berbahaya," kata Plt Kadis Perikanan dan Kelautan Papua Iman Djuniawaldi Jayapura, Rabu.

Dikatakan, kelompok masyarakat pengawas itu terbanyak berada di Kabupaten Biak Numfor dan keberadaan kelompok tersebut diharapkan dapat menjaga wilayah perairan dari penangkapan ikan menggunakan bahan berbahaya termasuk bahan peledak, seperti potasium dan bom ikan.

Bahkan kelompok itu bisa berkolaborasi dengan Babinkamtibmas dan Babinsa guna meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, harap Iman.

Plt Kadis Perikanan dan Kelautan Papua itu berharap makin banyak kelompok masyarakat pengawas yang dibentuk sehingga tidak ada lagi nelayan yang menangkap ikan menggunakan bahan berbahaya.

Penyuluhan dapat melibatkan kelompok tersebut sehingga nantinya ekosistem di sekitar perairan terjaga dan hasil perikanannya melimpah.

Apalagi hingga saat ini nelayan khususnya asli Papua masih merupakan nelayan tradisional yang dikenal dengan "one day fishing" karena mereka hanya melakukan penangkapan ikan sehari dengan menggunakan peralatan yang masih tradisional seperti pancing dan jaring kecil.

"Dinas Perikanan dan Kelautan di kabupaten-kota dapat memanfaatkan kelompok masyarakat pengawas sebagai ajang mengumpulkan nelayan guna memberikan penyuluhan agar ketrampilan mereka meningkat," harap Iman Djuniawal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.