Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kerangka Utama U-17 Terlihat

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 06:16 WIB | Oleh:
Kerangka Utama U-17 Terlihat Doc: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ket. berfoto bersama I Pemain Timnas Indonesia U-17 berfoto bersama sebelum pertandingan persahabatan melawan Timnas Korea Selatan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jabar, Rabu (30/8).

JAKARTA - Pelatih U-17, Bima Sakti Tukiman, mengatakan sudah memiliki gambaran kerangka untuk Piala Dunia U-17 setelah kekalahan 0-1 dari Korea Selatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (30/8) malam. Pertandingan berjalan sengit dan ketat meski Korsel dominan.

Usai laga, Bima mengakui sudah mendapat gambaran kerangka utama tim. Meski demikian, dia dan tim pelatih bersama konsultan Frank Wormuth akan terus mencari komposisi terbaik. "Memang sekarang kami ada 33 pemain dengan Arkhan Kaka. Kami akan berangkat ke Jerman membawa 26-28 pemain. Sisa dua slot untuk kami coba diaspora," ujar Bima.

Bima mau lihat perkembangan di Jerman. Apakah punya paspor dan kualitas. Para Pemain untuk Piala Dunia, tapi tidak semuanya. Dia lihat juga pemain diaspora. Beberapa posisi yang dibutuhkan Bima adalah bek sayap kanan dan penyerang. Dalam laga uji coba melawan Korsel, sisi kanan pertahanan Indonesia banyak dieksploitasi lawan.

Satu-satunya gol Korsel tercipta dari serangan sebelah kanan. Pinalti yang diberikan juga berawal dari sana. Kelemahan itu akan dibenahi. Di babak pertama Bima melihat permainan sudah berjalan baik, sehingga skor imbang. "Sebenarnya saya mau ganti semua, tapi situasi membuat harus ganti bertahap," jelasnya.

Terakhir Bima ingin coba semua pemain, tapi hanya beberapa yang bisa dimainkan. Pemain yang main adalah tulang punggung kerangka tim. Dari jalannya pertandingan, satu-satunya gol dicetak pemain pengganti Korsel, Baek Ga-on di menit ke-66.

Korsel lebih mendominasi permainan di awal babak pertama. Indonesia tidak mau ketinggalan untuk menciptakan peluang. Tendangan bebas Figo Denis diterima oleh Muhammad Aulia, namun sepakan voli Aulia menyamping ke sisi kanan gawang Korsel.

Kedua tim masih kesulitan menciptakan peluang berbahaya sampai fase akhir laga. Dua peluang didapat Indonesia saat Muhammad Kafiatur melepaskan sepakan spekulasi dari luar kotak penalty, tapi melambung di atas mistar gawang. Ada juga tembakan Aulia sambil memutar badan yang juga belum tepat sasaran.

Indonesia mencoba menggebrak sejak awal babak kedua. Dari satu skema serangan balik, Rifky Afrizal mendapat kesempatan melepaskan tembakan kaki kiri, tapi melambung. Namun justru Korsel yang mampu memecah kebuntuan menit ke-66. Diawali umpan silang dari sisi kiri, kiper Ikram Al Giffari gagal memotong laju bola. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.