Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenko Perekonomian Bantah Kesepakatan Tarif dengan AS Alami Kegagalan

📅 Kamis, 11 Des 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Kemenko Perekonomian Bantah Kesepakatan Tarif dengan AS Alami Kegagalan Doc: RRI/Magdalena Krisnawati

JAKARTA - Kantor Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian merespons kabar soal kelanjutan Perundingan Tarif Dagang Indonesia - AS setelah sejumlah media asing di AS memberitakan bahwa kelanjutan perundingan itu terancam gagal.

"Perundingan dagang Indonesia dan Amerika Serikat masih berproses," kata juru bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto ,dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (10/12). Menurut dia, tidak ada permasalahan spesifik dalam perundingan yang dilakukan.

"Dinamika dalam proses perundingan adalah hal yang wajar. Pemerintah Indonesia berharap kesepakatan dapat segera selesai dan menguntungkan kedua belah pihak," ujar Haryo.

Dalam beberapa hari ini, sejumlah media di AS menulis, kesepakatan tarif Indonesia-AS berisiko gagal. Financial Times misalnya, mengutip pernyataan sejumlah pejabat di Washington DC.

Para pejabat itu menilai Indonesia telah melanggar sejumlah ketentuan dalam kesepakatan. Perwakilan Perdagangan AS, Jamieson Greer, bahkan menyebut Indonesia mundur dari beberapa komitmen yang telah disepakati.

Pada pertengahan Juli lalu, AS mengumumkan pengenaan tarif timbal balikpada Indonesia dipangkas dari 32 persen menjadi 19 persen. Pemangkasan diberikan setelah tim negosiasi Indonesia yang dipimpin Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, melakukan perundingan yang alot dengan AS.

Dalam kesepakatan tarif itu, Indonesia menyetujui sejumlah hal, antara lain membeli produk energi AS senilai USD15 miliar. Termasuk membeli produk pertanian AS senilai USD4,5 miliar dan membeli sebanyak 50 unit pesawat Boeing.

Di sisi lain, AS membuka peluang memberikan tarif nol persen pada komoditas Indonesia yang tidak bisa dihasilkan AS seperti kopi, kakao, minyak sawit hingga karet.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang dijumpai hari ini, belum mau memberikan pernyataannya.

"Ini kita sedang membicarakan soal keanggotaan Indonesia di OECD," kata Menko Airlangga dalam konpers mengenai perkembangan keanggotaan Indonesia di OECD di kantor Kemenko Perekonomian. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

37 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.