Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendag: Pemerintah Perkuat Penetrasi Produk Pangan Unggulan di Tiongkok

📅 Senin, 30 Mar 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Kemendag: Pemerintah Perkuat Penetrasi Produk Pangan Unggulan di Tiongkok Doc: Dokumentasi Kementerian Perdagangan

WUHAN - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, mendorong perluasan akses produk pangan lokal ke pasar global. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat penetrasi produk unggulan Indonesia di Tiongkok melalui pameran internasional.

Sebanyak 17 perusahaan nasional berpartisipasi dalam ajang China Food Trade Fair di Wuhan International Expo Center. Delegasi Indonesia menempati lahan paviliun seluas 90 meter persegi dengan menampilkan beragam komoditas tropis serta kelautan.

"Pameran ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kekayaan sektor perikanan dan buah tropis Indonesia ke pasar global, khususnya Tiongkok. Produk unggulan Indonesia memiliki potensi yang besar dan kami yakin akan mampu bersaing di pasar dunia," ujar Puntodewi di Jakarta, Minggu (29/3).

Puntodewi menjelaskan bahwa kualitas produk perikanan dan buah tropis nusantara mampu bersaing pada level dunia. Ia mencatat sektor pangan olahan Indonesia mencatatkan nilai ekspor sebesar 386,48 juta dollar AS pada 2025.

Atase Perdagangan RI Beijing, Junita Syartika, menilai posisi Wuhan sangat strategis sebagai pusat logistik Tiongkok Tengah. Ia memprediksi kehadiran Indonesia di wilayah ini akan membuka peluang besar untuk menjangkau para pembeli potensial.

"Hadirnya produk-produk Indonesia di Wuhan menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas produk Indonesia secara langsung kepada para buyer Tiongkok. Terlebih, saat ini kami melihat antusiasme pasar Tiongkok terhadap produk pangan tropis dan bahan baku industri asal Indonesia terus meningkat," ujar Junita.

Junita menyebut pasar Tiongkok menunjukkan ketertarikan yang sangat tinggi terhadap bahan baku industri asal Indonesia. Ia merinci komoditas yang diminati meliputi biskuit manis, wafel, pasta, hingga produk agar-agar buah berkualitas tinggi.

Pemerintah Indonesia menyelenggarakan forum bisnis bertajuk Indonesia-China Food & Ecosystem Forum pada tanggal 30 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat dialog kolaboratif serta pengembangan ekosistem industri bagi para pelaku UKM.

"Dengan potensi pasar Tiongkok yang sangat besar, kami optimistis kerja sama antar pelaku usaha kedua negara akan terus berkembang. Rangkaian kegiatan ini diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi produk Indonesia untuk tumbuh di pasar global," ujar Puntodewi.

Puntodewi menilai diplomasi ekonomi ini mampu meningkatkan nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dengan pemerintah Tiongkok. Ia menargetkan pertumbuhan akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk kreatif buatan anak bangsa secara berkelanjutan.

Ekspor nonmigas Indonesia ke Tiongkok tercatat mencapai angka yang sangat besar yakni 67,04 miliar dollar AS. Besi, nikel, serta batu bara menjadi komoditas utama yang mendominasi pengiriman barang ke negara tersebut.

Paviliun Indonesia menampilkan buah tropis, rempah-rempah, porang, kopi, boga bahari, hingga produk sarang burung walet. Pameran tahunan ini menjadi ajang penting karena dihadiri sekitar 400.000 pengunjung pada edisi tahun sebelumnya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.