Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenbud Resmikan Konferensi Musik Indonesia 2025

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 00:15 WIB | Oleh:
Kemenbud Resmikan Konferensi Musik Indonesia 2025 Doc: RRI/Annisa Ramadhannia
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dan Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha usai peresmian Konferensi Musik Indonesia 2025 pada Rabu malam (8/10)

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) meresmikan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025. Acara ini bertujuan untuk memperkuat fundamental ekosistem musik guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon mengatakan KMI berusaha untuk merumuskan peran musik Indonesia kedalam industri dan ekonomi budaya. Melalui langkah ini, KMI diharapkan memperkuat ekosistem musik nasional yang berdaya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya.

"Saya kira ini menjadi wadah untuk bertemunya stake-holder dari berbagai kalangan. Nantinya, banyak pihak yang akan memberikan masukan untuk berkembangan musik Indonesia," katanya kepada wartawan usai peresmian Konferensi Musik Indonesia 2025, The Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Rabu (8/10) malam.

Menurut dia, hadirnya KMI menjadi penentu berkembangnya pasar musik melalui talenta-talenta muda terbaik tanah air. Selain itu, hasil KMI bukan hanya sekedar memberikan informasi kebijakan tentang dunia permusikan tapi jaringan (networking) antar musisi.

Ia menilai, dengan hadirnya sebuah jaringan dapat memberikan jalan untuk perkembangan musik diranah internasional. "Kita berharap ada Indonesian waves, ada gelombang Indonesia dari musik Indonesia ini," ucapnya, menegaskan.

Ia meyakini bahwa adanya gelombang Indonesia (Indonesia Waves) tersebut menjadi daya tarik yang cukup besar bagi masa depan musik di Indonesia. Contohnya saja, saat ini, banyak lagu-lagu daerah yang mulai diterima oleh penikmat musik internasional.

Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud), Giring Ganesha menyampaikan bahwa Kemenbud merancang seluruh anggaran tahunan untuk ekosistem musik Indonesia. Namun demikian, pihaknya merasa bahwa anggaran tersebut belum cukup untuk membenahi keseluruhan ekosistem musik Indonesia.

"Belum pernah kita lakukan sebelumnya selama negara ini berdiri. Dari situ kita perlu adanya diskusi musik ini agar kami tahu apa yang harus kami benahi," ujar dia.

Forum musik ini lahir dari diskusi para musisi di belakang panggung yang ingin memperbaiki ekosistem musik Indonesia. "Kalau kita ngobrol tidak cukup 5 menit untuk membahas bagaimana kedepannya ekosistem musik di Indonesia kedepannya," ucap dia.

Ia mengakui bahwa melalui Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan Tahun 2017, pihaknya mendapat mandat untuk memperbaiki ekosistem musik di Indonesia. Dalam hal ini, pemerintah berperan sebagai fasilitator dalam mendorong kemajuan kebudayaan.

Untuk mewujudkan ekosistem musik yang sehat, Kemenbud tidak bekerja sendiri. Ia berharap melalui forum KMI, dapat terjalin kolaborasi dengan berbagai kementerian terkait. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.