Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Donggala Gencarkan Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 05:40 WIB | Oleh:
Pemkab Donggala Gencarkan Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga Doc: antara foto
Ket. Gerakan pangan murah di Kabupaten Donggala.

DONGGALA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah, menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pasar murah selama Ramadan 1447 Hijriah untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat di daerah tersebut.

"Tentunya pelaksanaan kegiatan pasar murah kali ini merupakan instruksi khusus ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM setempat untuk membenahi tata kelola pasar," kata Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat ditemui awak media di Banawa, Sabtu (19/2).

Ia mengemukakan, pasar murah dan gerakan pangan murah tahun ini hadir dengan wajah baru yang lebih terorganisir dan representatif bagi para pelaku UMKM dan masyarakat.

"Jadi dengan adanya penataan mekanisme pelaku UMKM terlihat jauh lebih rapi dan nyaman untuk masyarakat saat berkunjung ke pasar murah maupun Gerakan Pangan Murah," katanya.

Ia menuturkan, pasar murah tersebut berlokasi di Kelurahan Boya Kecamatan Banawa dengan melibatkan 80 pelaku UMKM di Kabupaten Donggala.

"Pentingnya kerja sama terhadap semua mitra BUMN seperti Perum Bulog, Rajawali Nusindo dan Pertamina Patra Niaga atas kepedulian dengan masyarakat Donggala," katanya.

Pasar murah itu menjual seperti beras SPHP 5 kilogram (kg) seharga Rp55 ribu, bawang merah Rp15 ribu per setengah kg, gula pasir Rp17 ribu per kg, Minyakita Rp15 ribu per liter serta cabai Rp10 ribu per seperempat kg atau Rp40 ribu per kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.