Kelancaran Arus Mudik Menjadi Fokus Utama Penyeberangan
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 12:58 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Arus mudik sudah ramai bahkan antrean panjang telah terjadi di sejumlah penyeberangan. Mesti begitu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengeklaim bahwa kesiapan penyelenggaraan layanan penyeberangan kapal feri untuk periode Lebaran 2026 berjalan optimal. Ini menjadi focus utama layanan.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan hal itu dilakukan melalui persiapan penguatan posko pelayanan dan pengendalian transportasi yang disediakan di beberapa titik menuju Pelabuhan Merak dan Ciwandan sebagai penyeberangan utama antara Pulau Jawa dan Sumatera.
"Kami ingin memastikan bahwa posko kami disiapkan dalam keadaan baik untuk melayani masyarakat, terutama bagi mereka yang belum memiliki tiket. Mereka bisa melakukan reservasi tiket di sini," kata Heru saat meninjau posko layanan di Rest Ares KM 43 Tol Jakarta-Merak, Tangerang, Banten, Minggu.
Ia mengatakan untuk layanan ASDP melalui posko-posko terpadu yang disediakan dipastikan telah siap melayani seluruh kebutuhan para pengguna jasa penyeberangan antarpulau tersebut.
Dalam hal ini, pihaknya menyediakan sejumlah fasilitas seperti layanan informasi terkait penyeberangan, tempat istirahat hingga penjualan tiket untuk kebutuhan mudik Lebaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kemudian, kami juga ingin memastikan bahwa pelayanan di sini sangat baik, sehingga para pengguna jasa bisa menggunakan posko kami dengan nyaman," ujarnya.
Heru bilang untuk pergerakan arus penumpang sejak H-8 Hari Raya Idul Fitri atau Jumat (13/3/2026), sejumlah pelabuhan baik di Merak dan Ciwandan sudah mulai terjadi peningkatan namun dalam kondisi relatif normal.
"Sekarang ini, sebetulnya sudah ada peningkatan. Hanya saja masih belum signifikan," ucapnya. Dari peningkatan aktivitas penumpang mudik ini, katanya, masih didominasi oleh kendaraan pribadi, sehingga kenaikannya sebesar lima persen dari proyeksi 9,3 persen untuk masa angkutan Lebaran ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, untuk puncak pergerakan mudik penumpang penyeberangan di Pelabuhan Merak-Ciwandan akan terjadi pada 18-19 Maret 2026.
"Sejauh ini peningkatannya masih relatif aman, sekitar lima persen. Prediksi kami, puncak arus mudik akan terjadi pada 18 dan 19 Maret mendatang," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Heru mengingatkan kepada para pengguna jasa penyeberangan agar bisa menyiapkan diri dan memilih waktu yang sesuai agar terhindar dari penumpukan pemberangkatan.
"Saya menghimbau seluruh pemudik untuk mempersiapkan waktu perjalanan dengan matang. Pastikan kendaraan dalam kondisi sehat, fisik yang prima, sehingga mudik dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan selamat," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!