Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jadi Primadona, Volume Pelanggan Melonjak Tajam DAMRI Rute Internasional Pontianak-Kuching

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 12:40 WIB | Oleh:
Jadi Primadona, Volume Pelanggan Melonjak Tajam DAMRI Rute Internasional Pontianak-Kuching Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Rute internasional DAMRI Pontianak-Kuching terus membuktikan sebagai pilihan favorit masyarakat untuk perjalanan lintas negara. Data menunjukkan lonjakan signifikan volume pelanggan pada segmen Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) yang menegaskan peran vital DAMRI sebagai penghubung utama antara Indonesia dan Malaysia.

Head of Corporate Communication DAMRI, Atikah Abdullah, menegaskan bahwa rute Pontianak-Kuching merupakan tonggak penting dalam upaya DAMRI menyediakan solusi transportasi yang nyaman dan efisien bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Layanan ini dapat dinikmati oleh masyarakat menengah ke bawah hingga menengah ke atas tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi, dengan tarif mulai dari Rp275.000 untuk kelas Eksekutif dan Rp350.000 untuk kelas Royal," katanya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Ia menambahkan tercatat di tahun 2024 dan triwulan I tahun 2025, sebanyak 63.253 pelanggan pelanggan telah menggunakan layanan rute Pontianak-Kuching.

Dengan lonjakan pelanggan hingga 90 persen pada periode libur panjang, seperti Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025. Pada 25-29 Januari 2025, pelanggan rute Pontianak-Kuching mencapai 3.269 orang, menjadikannya rute ALBN paling diminati di antara rute internasional DAMRI lainnya.

Secara akumulasi untuk seluruh rute DAMRI ALBN di tahun 2024 dan triwulan I tahun 2025, sebanyak 97.246 pelanggan telah menggunakan layanan rute Pontianak-Kuching, Pontianak-Brunei Darussalam, dan Kupang-Dili.

"Sepanjang tahun 2024, DAMRI mencatat total 74.821 pelanggan, sedangkan pada tiga bulan pertama tahun 2025 sudah tercatat 22.425 pelanggan, dengan rata-rata bulanan 7.475 orang di awal tahun ini. Data ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dan konsistensi rute ini sebagai primadona masyarakat lintas negara," kata Atikah.

Keberangkatan tersedia setiap hari dari Terminal ALBN Sei Ambawang Pontianak pukul 07.00 dan 23.00 WIB serta Kuching Sentral Terminal pukul 11.00 dan 16.00 GMT.

Atikah mengungkapkan lebih dari sekadar transportasi, rute DAMRI ini menjadi penghubung strategis yang mendorong pertumbuhan pariwisata, perdagangan, dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Malaysia.

DAMRI berkomitmen terus meningkatkan layanan, termasuk penambahan armada saat terjadi lonjakan permintaan dan memastikan kenyamanan serta keselamatan pelanggan di setiap perjalanan.

"Rute Pontianak-Kuching bukan hanya menjadi penghubung dua kota, tetapi juga jembatan persahabatan dan kemajuan ekonomi kawasan. Dengan pertumbuhan volume penumpang yang pesat dan layanan yang terus ditingkatkan, DAMRI siap mengantarkan masyarakat menuju pengalaman perjalanan lintas negara yang aman, nyaman, dan berkesan," tutup Atikah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.