Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kaum Pria di AS Tepis Stereotip dengan Merajut

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 02:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaum Pria di AS Tepis Stereotip dengan Merajut Doc: AFP/Agnes BUN
Ket. Aktivitas yang Produktif l Anggota klub DC Men Knit berkumpul di Alexandria, Virginia, pada 5 Maret lalu, untuk bersama-sama mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif yaitu merajut. Klub merajut yang anggotanya kaum pria ini jadi populer di AS pasca pandemi dan pemulihan diri saat ini.

Aktivitas merajut sekali lagi menjadi populer di Amerika Serikat (AS) di era pandemi dan pemulihan diri saat ini. Pada suatu sore bulan Maret yang cerah di luar ibu kota negara, sebuah klub peminat merajut yang terdiri dari sekitar 10 orang terlihat memisahkan diri karena mereka yang tangannya sibuk menggunakan jarum rajut adalah kaum laki-laki.

Para pria itu tergabung dalam klub DC Men Knit yang bertemu dua kali sebulan di wilayah Washington DC untuk merajut atau merenda syal, topi, dan selimut. Hasil? Relaksasi, persahabatan, dan pemulihan hobi yang secara historis dinikmati oleh pria dan perempuan.

Koordinator klub DC Men Knit, Gene Throwe, mengatakan dia berharap bisa menyediakan ruang yang aman bagi kaum pria untuk merajut bersama dan bertukar keterampilan satu sama lain, untuk saling membantu, karena merajut sudah lama dipandang sebagai pekerjaan perempuan.

Throwe yang berusia 51 tahun, yang adalah seorang manajer kantor untuk asosiasi sekolah perawat nasional, memberi sentuhan akhir pada sweater rajutan berwarna cokelat dengan pola emas halus yang telah dibuat selama bertahun-tahun.

Seperti banyak rekan perajutnya, Throwe tumbuh besar menyaksikan neneknya melakukan "sihir" dengan jarumnya. Perasaan nostalgia itu berubah menjadi penyesalan saat dia melihat hobinya tersingkir, demi pekerjaan yang lebih modern.

Hingga pada suatu hari, Throwe menyadari dia bisa melakukan sesuatu untuk menghidupkannya kembali.

"Mengapa saya harus mengharapkan perempuan untuk melakukannya, saya juga bisa melakukannya!" kenang dia.

Para anggota DC Men Knit cenderung menyebabkan ketertarikan massa saat mereka bertemu di tempat umum bukan oleh karena adanya permusuhan atau diskriminasi.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Selalu ada tipe seorang nenek yang menatap kami, seperti kami baru saja mendarat dari Mars," kata Throwe sambil tertawa. "Dan kemudian mereka akan mulai bertanya kepada kami tentang apa yang sedang kami kerjakan," imbuh dia.

Secara historis, sebenarnya kaum pria selalu menjadi perajut, mulai dari mereka yang menjalankan serikat rajut abad pertengahan yang menguntungkan, hingga anak sekolah di Inggris pada Perang Dunia II yang membuat selimut untuk pasukan tentara.

Bagi mereka yang menyukai kerajinan ini, kegemaran terbaru ini bukanlah hal yang luar biasa. Dengan celana pendek di suhu yang hampir membekukan, dan tas pinggang di pinggangnya, Sam Barsky tidak cocok dianggap sebagai seseorang influencer media sosial pada umumnya. Tetapi dia memiliki hampir 500.000 pengikut di Instagram dan TikTok.

Barsky, seorang "seniman rajut" yang punya gaya tersendiri, telah memenangkan banyak penggemar dengan rajutan tangan bebasnya dan desain sweaternya yang unik, yang terinspirasi oleh lanskap dan alam, monumen atau karya seni.

Desain bergambar Air Terjun Niagara, Stonehenge, cakrawala Kota New York, penguin, robot, Wizard of Oz, semuanya dirajut oleh Barsky pada sweater buatannya, tidak semata hanya untuk Natal, tetapi untuk setiap kesempatan istimewa lainnya seperti sebut saja perayaan ulang tahun, Hari Valentine, dan Hanukkah.

"Merajut bukan hanya untuk nenek. Merajut adalah untuk siapa saja dari segala usia atau jenis kelamin yang ingin melakukannya, yang senang melakukannya," kata Barsky kepada AFP dalam sebuah wawancara di Oregon Ridge Nature Center di Cockeysville, Maryland, utara Baltimore.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.