Kanada akan Kirim Tentara ke Greenland, Abaikan Ancaman Tarif Trump
📅 Senin, 19 Jan 2026, 12:35 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ST/Reuters
OTTAWA - Perdana Menteri Kanada Mark Carney mempertimbangkan untuk mengirim tentara ke Greenland untuk berpartisipasi dalam latihan militer dengan sekutu NATO, sebuah langkah yang berisiko mendapat pembalasan dari AS.
Menurut laporan Bloomberg, pemerintah Kanada telah menyusun rencana agar sejumlah kecil pasukan Angkatan Bersenjata-nya bergabung dengan pasukan dari Inggris, Prancis, Denmark, dan negara-negara lain, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut, yang mengkonfirmasi laporan CBC News sebelumnya.
Perdana Menteri Carney belum membuat keputusan, kata orang tersebut, yang berbicara dengan syarat identitasnya dirahasiakan karena membahas diskusi pribadi.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif 10 persen, yang akan naik menjadi 25 persen pada bulan Juni, terhadap delapan negara Eropa karena mereka akan melakukan latihan militer NATO simbolis di Greenland.
Ancaman itu telah menyebabkan penolakan di Eropa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pemimpin Uni Eropa akan mengadakan pertemuan puncak darurat dalam beberapa hari mendatang untuk membahas masalah ini sambil menjajaki kemungkinan tindakan pembalasan, termasuk tarif balasan.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berbicara dengan Trump pada 18 Januari dan mengatakan kepadanya bahwa manuver tarif AS itu "salah".
Sebelumnya pada 18 Januari, Carney mengatakan masa depan Greenland adalah hak Denmark dan Greenland untuk memutuskan, dan ia akan mengulangi pesan itu kepada Trump jika mereka membicarakannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini situasi yang serius,” kata Carney dalam konferensi pers di Qatar, tempat ia melakukan perjalanan setelah menyelesaikan kunjungan ke Tiongkok.
“Kami prihatin dengan eskalasi ini, untuk memperjelasnya,” katanya.
Carney selanjutnya akan menuju Swiss untuk Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos.
Trump juga akan hadir, tetapi belum diketahui apakah kedua pemimpin akan bertemu di sana.
Keamanan Greenland “sangat berada dalam tanggung jawab NATO”, kata Carney. Ia mengaku telah berbicara dengan para pemimpin Eropa dan mitra NATO tentang hal itu.
“Kami akan selalu mendukung kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara, di mana pun lokasi geografisnya,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!